Kupi Beungoh
Aceh Butuh Pemimpin Setegas Waled Husaini
Saya memperhatikan, Tgk. H. Husaini A. Wahab yang akrab disapa Waled Husaini memiliki sejumlah kriteria pemimpin yang tegas.
Di awal pengajian, Waled Husaini mengatakan, alasan kenapa Aceh dulu jaya dan makmur.
Menurut beliau, hal itu terwujud karena saat itu pemimpin berpegang kepada hukum Allah.
Peduli pada agama Allah maka Allah akan peduli kita.
(Duh! Masjid Raya Baiturrahman tak Ramah Lansia)
Hari ini bagaimana agar kita kembali jaya?
Jawabannya menurut Waled adalah dengan kembali sepenuhnya kepada hukum Allah.
Mengutip sebuah ayat, Waled Husaini mengatakan,
“Sekiranya penduduk sebuah negeri beriman dan bertaqwa kepada Allah, maka pasti Allah akan bukakan kepada mereka pintu keberkahan dari langit dan dari bumi”.
Dalam pengajian ini, Waled Husaini juga menyinggung tentang kepemimpinan yang seharusnya mencintai dan membela Islam.
Beliau bilang kira-kira begini: “Kalau seorang pemimpin ingin dicintai rakyatnya. Maka cintailah Allah Swt. Cintailah Syari’atNya”.
Waled Husaini memberi contoh, kenapa di Turki rakyatnya melawan tank tentara untuk membela Presiden Erdogan saat kudeta yang gagal dua tahun lalu?
Jawabannya adalah karena mereka mencintai pemimpinnya.
Alasan mengapa mereka mencintai pemimpinnya adalah karena pemimpinnya mencintai Allah.
Maka menurut Waled Husaini, siapa yang taat kepada Allah, umat Islam akan taat kepadanya.
Dalam pengajian ini, Waled Husaini juga sangat serius berharap agar ia terus diingatkan dalam mengemban amanah sebagai wakil Bupati Aceh Besar.
“Jangan biarkan saya jatuh ke jurang. Ingatkan saya jika saya khilaf,” kata beliau.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/waled-husaini-dan-teuku-zulkhairi_20180913_103202.jpg)