Kupi Beungoh

Mengintip Potensi dan Peluang Aceh di Tengah Trend Halal Tourism

Label halal pada suatu produk menjadi hal yang sangat utama dan dibutuhkan bagi seluruh umat muslim.

Mengintip Potensi dan Peluang Aceh di Tengah Trend Halal Tourism
SERAMBINEWS.COM/Hand Over
Mahasiswi Jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala 

Pada tahun 2015 indonesia menjadi peringkat 6 dengan skor 67,5.

Pada tahun 2016 peringkat Indonesia naik menjadi peringkat 4 menggeser Qatar dan Saudi Arabia.

Pada tahun 2017 peringkat Indonesia kembali naik menjadi peringkat 3 menggeser Turki dengan skor 72,6.

Pada tahun 2018 peringkat Indonesia naik menjadi peringkat 2 sebagai destinasi wisata halal populer di dunia.

Baca: Majelis Pariwisata Aceh Siap Bersinergi Dukung Wisata Halal

Baca: Ramadhan; Wisata Halal di Aceh

Akhirnya tercapai target yang diimpikan bahwa Indonesia raih peringkat nomor 1 wisata halal dunia di tahun 2019 ini menggeser posisi Malaysia yang pada tahun lalu menempati posisi peringkat pertama (m.liputan6.com).

Ini artinya Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar dalam mengembangakan destinasi halalnya dibuktikan dengan pencapaian peringkat negara Indonesia yang setiap tahunnya semakin meningkat.

Peluang Aceh

Kementerian Pariwisata (2015) dalam laporannya mencatat bahwa terdapat 13 provinsi di Indonesia yang siap untuk menjadi destinasi wisata halal (halal tourism), termasuk salah satu adalah Aceh.

Kementerian Pariwisata melalui Asisten Deputi Pengembangan Regional 1 Kemenpar, Lokot Ahmad Enda menyatakan Provinsi Aceh menjadi salah satu daerah prioritas untuk mendukung pengembangan wisata halal.

Salah satu yang terlintas ketika orang menyebut Aceh adalah penerapan Syariat Islam dalam setiap sendi kehidupan, tidak terkecuali dalam aspek pariwasata.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved