Untuk Cegah Cacingan Pada Anak, Dinkes Bener Meriah Lakukan Ini

Untuk mencegah cacingan pada anak - anak, Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah menggelar Sosialisasi dan Advokasi Pemberian Obat Pencegahan Massal

Untuk Cegah Cacingan Pada Anak, Dinkes Bener Meriah Lakukan Ini
SERAMBINEWS.COM/MUSLIM ARSANI
Kepala Dinas Kesehatan Bener Meriah, Iswahyudi. 

Untuk Cegah Cacingan Pada Anak, Dinkes Bener Meriah Lakukan Ini

Laporan Muslim Arsani | Bener Meriah

SERAMBINEWS. COM, REDELONG - Untuk mencegah cacingan pada anak - anak, Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah menggelar Sosialisasi dan Advokasi Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Kecacingan yang diikuti oleh pihak terkait,  bertempat  diaula Setdakab Bener Meriah, Selasa, (20/8/2019.

Kepala Dinas Kesehatan Bener Meriah, Iswahyudi, kepada Serambinews.com mengatakan, upaya pencegahan cacingan, sebelum diterapkan kepasa masyarakat, terlebih dulu diberikan informasi yang jelas  kepada petugas kesehatan dan instansi terkait dalam penanggulangan kasus  kecacingan yang ada di wilayah Kabupaten Bener Meriah.

"Selanjutnya kita akan membangun jejaring kerja program kecacingan baik lintas program maupun  sektor dalam pengendalian kecacingan, serta menyusun rencana tindak lanjut dalam pengendalian kasus kecacingan," ungkap Iswahyudi.

Pengurus Tastafi Bireuen Silaturrahmi Dengan Ulama Kharismatik Aceh

Penahanan Jurangan Diusul Dipindah ke Lapas Nusakambangan

Galacticos Peusangan Raya Tambah Amunisi, Jelang Babak 12 Besar Liga 3

Namun ia tidak bisa merinci seberapa besar cacingan tersebut mendera para anak - anak. Tapi kata ia untuk meminimalisir, para petugas dan insntasi terkait terlebih dulu diberikan pemahaman, hingga nanti mereka yang akan mensosialisasikan kepada para orang tua dan anak - anak.

Iswahyudi juga menyampaikan kegiatan advokasi tersebut diikuti oleh 16 orang dari lintas sektor, 13 orang Kepala Puskesmas, 13 orang pengelola program dan 13 orang dokter puskesmas.

Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bener Meriah,  Mukhlis, kepada Serambinews.com mengatakan, untuk mengurangi penyakit kecacingan  pada masyarakat terutama pada kelompok anak balita dan anak usia sekolah perlu dilakukan peningkatan pemberdayaan masyarakat dan komitmen lintas program dan lintas sektoral.

Terutama bagi Dinas Pendidikan agar lebih bersinergi dengan kepala sekolah, yang bersinggungan langsung dengan anak - anak.

“Terutama Dinas Pendidikan agar  bisa bersinergi dengan para kepala sekolah, hal itu perlu dilakukan, untuk mensosialisasikan kepada anak didiknya, bahwa penyakit cacingan itu sangat berbahaya," tambah Mukhlis.

“Cacingan merupakan penyakit menular yang masih menjadi masaalah kesehatan di Indonseia karena berjangkitnya di sebahagian besar wilayah Indonesia dan dapat mengakibatkan menurunnya kondisi kesehatan gizi, kecerdasan dan produktivitas," timpalnya.(*)

HIMAGA Gelar Diskusi Publik Soal Gayo, Ini Yang Dibahas

Karang Taruna Syiah Utama Minta Digelar Even Kepemudaan Skala Besar di Samarkilang, Ini Alasannya

Liga Futsal Nusantara Aceh - Gelontorkan 10 Gol, Wirataco Segel Tiket Semifinal

Kepala Dinas Kesehatan Bener Meriah, Iswahyudi. 

 
Area lampiran

 
 

Penulis: Muslim Arsani
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved