Satpam Perumahan Tewas Digigit Ular, Apa yang Harus Dilakukan Jika Terkena Gigitan Ular?

Bahkan menurutnya, Elapidae mendominasi termasuk golongan hidropidae atau ular laut, jadi jenis elapidae

Satpam Perumahan Tewas Digigit Ular, Apa yang Harus Dilakukan Jika Terkena Gigitan Ular?
Kolase Instagram
Panji Petualang dan satpam Iskandar yang tewas digigit ular Weling 

Panji Petualang juga mengatakan kalau ular adalah hewan yang selalu ingin membunuh manusia, padahal sejatinya mereka sama seperti hewan liar lain, yang diciptakan hanya sekedar untuk mencari makan dan hidup di alam ini.

"Fungsi adanya mereka di alam adalah untuk menjaga ekosistem, termasuk rantai makanan yang ada di alam ini," tambahnya.

Khusus untuk antibisanya, Indonesia hanya memiliki satu antibisa buatan dari Bio Farma, yaitu Biosafe Poliphalen.

Baca: Undangan Nikah Sudah Disebar, Lettu Inf Angga Pradipta Tewas Tertabrak KA, Ini Kronologinya

"Bisa mengobati gigitan dari ular bungarus yaitu weling atau welang, gigitan agkristrodon rhodostima bite atau ular tanah," kata dia.

"Gigitan cobra, dan beberapa ular berbisa lainnya seperti King Cobra dan lain-lain tidak bisa diobati oleh antibisa tersebut," tambah Panji Petualang

Kemudian, Panji Petualang juga memberikan tips jika digigit ular, terutama saat kita tidak yakin dengan jenisnya.

"Kita juga jangan menyepelekan gigitan ular, karena tidak langsung bereaksi, ada jeda sekitar 5-10 menit sejak gigitan itu terjadi," jelas Panji Petualang.

Ia juga menjelaskan bahwa sekitar sepuluh menit kemudian biasanya baru akan merasakan mual, pusing, pembengkakan dan rasa nyeri.

"Awal gigitan kita tidak akan pernah merasakan apapun," katanya.

Untuk itu, jika digigit sebaiknya segera pergi ke rumah sakit.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved