Breaking News:

Disertasi Seks di Luar Nikah

Disertasi Seks Pranikah Sah Menuai Kontroversi, Dosen UIN Yogyakarta Minta Maaf dan Janji Revisi

Abdul Aziz menyampaikan permintaan maaf karena disertasinya telah menimbulkan kontroversi.

Editor: Amirullah
YOUTUBE/ TV One
Ini Penjelasan Dosen UIN Abdul Aziz soal Disertasi yang Membolehkan Hubungan Badan di Luar Nikah 

Disertasi Seks Pranikah Sah Menuai Kontroversi, Dosen UIN Yogyakarta Minta Maaf dan Janji Revisi

SERAMBINEWS.COM - Disertasi program doktor dengan judul "Konsep Milk al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Non Marital" yang ditulis oleh Abdul Aziz menuai kontroversi.

Abdul Aziz menyampaikan permintaan maaf karena disertasinya telah menimbulkan kontroversi.

"Saya mohon maaf kepada umat Islam atas kontroversi yang muncul karena disertasi saya ini," ujar Abdul Aziz dalam jumpa pers di Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Selasa (03/09/2019)

Abdul Aziz yang merupakan mahasiswa program doktoral Interdisciplinary Islamic Studies di Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, menulis disertasinya dengan judul "Konsep Milk al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Non Marital".

Baca: Jadwal Lengkap Chinese Taipei Open 2019, 20 Wakil Indonesia Berlaga pada Hari Ini

Baca: Pasar Sabang Semrawut, Ini Sebabnya Serta Harapan Warga kepada Petugas Satpol PP dan Disperindag

Baca: Tangis Haru Sambut Jamaah Haji Kloter 1 Aceh Tiba dari Tanah Suci

Lulus memuaskan, tapi disertasi penuh kritikan

Dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta ini juga telah menjalani ujian terbuka dan dinyatakan lulus dengan nilai sangat memuaskan.

Namun disertasinya tersebut lantas menjadi kontroversi.

Mempertimbangkan kontroversi terkait disertasi yang ditulisnya, Abdul Aziz menyatakan akan melakukan revisi.

"Saya menyatakan akan merevisi disertasi tersebut berdasarkan atas kritik dan masukan dari para promotor dan penguji pada ujian terbuka," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved