Berita Banda Aceh
Operasi Patuh Rencong 2019, Satlantas Polresta Gencarkan Dua Kali Razia Sehari, Ini Tiga Sasarannya
Hari keenam pelaksanaan Operasi Patuh Rencong 2019, Satuan Lalu Lintas (Satlantas ) Polresta Banda Aceh, sudah menindak tidak kurang 100 pelanggar...
Penulis: Misran Asri | Editor: Jalimin
Operasi Patuh Rencong 2019, Satlantas Polresta Gencarkan Dua Kali Razia Sehari, Ini Tiga Sasarannya
Laporan Misran Asri | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Hari keenam pelaksanaan Operasi Patuh Rencong 2019, Satuan Lalu Lintas (Satlantas ) Polresta Banda Aceh, sudah menindak tidak kurang 100 pelanggar dengan memberikan sanksi penilangan.
Razia yang dilaksanakan tadi pagi di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, dan sore harinya di Jalan T Umar, petugas mulai memfokuskan sasaran, yakni tidak mengenakan helm standar SNI, lalu pengendara di bawah umur, serta melawan arus.
Penegasan itu disampaikan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kasat Lantas Kompol Thomas Nurwanto SE SH, kepada Serambinews.com, Rabu (4/9/2019). Menurutnya, dalam razia tersebut, ikut terlibat sejumlah petugas dari PT Jasa Raharja Cabang Aceh dipimpin Kepala Unit Operasional, Piter SE.
Menurut Thomas, Operasi Patuh Rencong yang dilaksanakan 14 hari itu akan berakhir sampai 11 September 2019 mendatang.
Selain sasaran penindakan diprioritaskan pada tiga hal tersebut, di dalam pelaksanaan kelengkapan surat-surat kendaraan seperti SIM, STNK dan sepeda motor sesuai standar keluaran pabrik juga menjadi hal yang tetap harus dipenuhi oleh setiap pengendara.
Ilalang di Gampong Rukoh Banda Aceh Terbakar, Api Diduga Dari Pembakaran Sampah
Besok, DPRK Aceh Barat Mediasi Kasus Gedung Baru STAIN Meulaboh
Keuchik Alue Ambang Sebut Raja Saputra yang Meninggal Bunuh Diri Alami Gangguan Jiwa
“Selama Operasi Patuh Rencong, petugas akan melancarkan razia di dua titik sehari, pagi dan sore harinya dengan titik-titik pelaksanaannya yang telah ditentukan dalam wilayah hukum Polresta Banda Aceh,” sebut Kompol Thomas didampingi Wakasat Lantas, AKP Mawardi SE MM.
Ia pun mengharapkan kesadaran masyarakat semakin tinggi dan semakin lebih baik ke depan. Artinya, pengguna jalan itu patuh dan taat dengan aturan berlalu lintas, bukan di saat-saat ada pelaksaan razia. Tapi, kesadaran itu lahir dengan sendiri, dengan mempertimbangkan semua hal tersebut untuk tujuan keselamatan pengguna jalan itu sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Seperti anjuran menggenakan helm standar SNI. Kalau terjadi apa-apa di jalan, minimal bagian kepala yang ditutupi helm akan terlindungi dari benturan.
"Begitu juga halnya dengan pemasangan kaca spion kiri dan kanan, sangat penting saat ingin berbelok, karena bisa kita lihat jelas apa ada kendaraan lain di belakang kita, sebelum berbelok.Begitu pula dengan ketentuan lain yang ditekankan selama ini,” sebut Kompol Thomas.
Karena itu sebutnya penertiban yang dilakukan petugas Satlantas Polresta Banda Aceh, lebih diprioritaskan pada keselamatan pengendara selama berada di perjalanan.(*)
Minta Alat Pendengar ke Bupati Melalui Media Sosial, Keinginan Kakek Ini Terwujud
Peristiwa Langka, Bus PMTOH Masuk Pendapa Balaikota Solo, Jadi Dekor Pertunjukan Seni Kopi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/operasi-rencong-aceh-jaya-2019-di-banda-aceh.jpg)