Berita Aceh Barat Daya

DPRK Abdya Minta Gampong Terbitkan Larangan Siswa Berkeliaran Saat Jam Belajar, Ini Sebabnya

Anggota DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), Hendra Fadli SH meminta pihak sekolah untuk menciptakan suasana dan lingkungan sekolah yang kondusif bagi siswa.

DPRK Abdya Minta Gampong Terbitkan Larangan Siswa Berkeliaran Saat Jam Belajar, Ini Sebabnya
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Hendra Fadli SH, Anggota DPRK Abdya. 

DPRK Abdya Minta Gampong Terbitkan Larangan Siswa Berkeliaran Saat Jam Belajar

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Anggota DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), Hendra Fadli SH meminta pihak sekolah untuk menciptakan suasana dan lingkungan sekolah yang kondusif bagi siswa.

"Saya rasa sudah sepatutnya, pihak sekolah membuat anak-anak disiplin, dan betah belajar di Sekolah," ujar Hendra Fadli kepada Serambinews.com, Sabtu (21/9/2019), merespon temuan wakil Bupati Abdya, Muslizar siswa bolos dan merokok saat jam belajar.

Menurutnya, kedisiplinan siswa atau pelajar agar betah berada di Sekolah, pada jam belajar hendaknya menjadi beban kita bersama seluruh komponen masyarakat dan Pemerintah.

"Dalam kasus ditemukan siswa bolos sekolah di Kecamatan Babarot baru-baru ini, tidak bisa dilihat secara parsial sebagai problem kepala sekolah dan guru semata," sebutnya.

Begini Kejutan Perayaan Ultah Pernikahan ke -30 Kajati Aceh di Bireuen

5 Hari Jalani Ritual Topo Pendem, Begini Kesaksian Keluarga Mbah Pani: Ada Air Keluar dari Kubur

Remaja Aceh Utara Diringkus Saat Sedang Duduk di Warung Es Kalapa Muda di Aceh Timur, Ini Kasusnya

Sebab, lanjutnya, tugas utama Kepsek dan Guru mendidik dan menerapkan kedisiplinan siswa, ketika mereka berada di lingkungan sekolah.

"Guru tentu bukan Satpol PP, yang bisa berpatroli dengan sigap saban waktu di luar lingkungan Sekolah. Maka dari itu, hendaknya seluruh komponen masyarakat, dan perangkat gampong proaktif menciptakan suasana lingkungan, agar siswa tetap berada di sekolah pada jam belajar," tandasnya.

Selain itu, lanjutnya, masyarakat tidak boleh persimif terhadap perilaku anak-anak kita yang bolos Sekolah, apalagi duduk di kantin-kantin sambil merokok, tegur mereka secara persuasif.

Abu Razak Dikebumikan di Paya Bakong, Ini Kenangan Warga Ketika Kecil

"Bila perlu, seluruh Gampong di Abdya mengeluarkan reusam atau qanun gampong tentang larangan bagi sisqa berkeliaran di lingkungan gampong pada saat jam belajar, disertai sanksi kepada orangtua/wali murid yang anaknya terbukti bolos sekolah," pinta politisi partai Aceh ini.

Bukan itu saja, Hendra meminta juga harus dilakukan langkah pencegahan, agar tidak merokok pada usia anak, dan masih sekolah. Salah satu caranya, bikin peraturan tentang larangan bagi pemilik swalayan, kedai dan kios untuk tidak menjual rokok kepada anak-anak.

"Ini penting dan saya rasa sangat efektif, sehingga anak bisa tercegah dan tidak kenal dengan rokok sejak dini, meskipun itu rokok untuk orangtuanya, pemilik warung dan kios wajib menolak," pungkasnya.(*)

Ketua DEMA FSH UIN Ar-Raniry Minta Plt Gubernur Aceh Jadi Sosok Ayah yang Baik

PKI Cangkul Anggota TNI Hingga Tewas, Jenderal TNI Ahmad Yani Geram: Kopassus Diperintahkan Bersiap

STOP! Jangan Semprotkan Parfum ke 5 Bagian Tubuh Ini, Berikut Penjelasannya

 

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved