Berita Abdya

Tak Difungsikan Sejak 3 Tahun Lalu, Bangunan Pasar Sangkalan Susoh Abdya Jadi Persinggahan Ternak

Pasar rakyat tersebut sering menjadi lokasi singgahan ternak kambing. Ketika memasuki musim panen, maka area perkarangan pasar menjadi tempat menjemur

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ ZAINUN YUSUF
Pasar Sangkalan di Desa Padang Panjang, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya, yang sejak dibangun tahun 2016 lalu, hingga sekarang tidak difungsikan. Fisik bangunan terjadi kerusakan di beberapa bagian, Kamis (3/10/2019). 

Pasar rakyat tersebut sering menjadi lokasi singgahan ternak kambing. Ketika memasuki musim panen, maka area perkarangan pasar menjadi tempat menjemur gabah.  

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Pasar Sangkalan, lokasi perbatasan Desa Padang Panjang dengan Desa Lampoh Drien, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), terus mengalami kerusakan di di beberapa bagian.  

Selesai dibangun sejak 2016, pasar itu menyerap anggaran sumber DAK sekitar Rp 2,8 miliar.

Hingga saat ini, tetap dibiarkan terlantar begitu saja.

sehingga menjadi sarana mubazir.

Tiga tahun dalam kondisi tidak terurus, mengakibatkan fisik bangunan mengalami kerusakan di beberapa bagian.

Bila terus dibiarkan, bangunan pasar tersebut tidak bisa dipakai lagi.

Baca: Residivis Narkoba Kembali Tertangkap di Abdya,Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Pantauan Serambinews.com, Kamis (3/10/2019), meja atau bangku pasar ikan dan sayur dari bahan keramik pecah dan copot di sejumlah bangian. 

 Plafon di beberapa titik pecah dan terlepas.

Dari sembilan pintu kios, 2 di antaranya tampak dalam kondisi terbuka.

Tumpukan papan tampak berada di atas bangku pasar dan area perkarangan tampak kotor.

Pasar Sangkalan dibangun di atas lahan ukuran 80 x 90 meter.

Terdiri atas bangunan pasar ikan, bangunan pasar sayur, dan bangunan kios sebanyak delapan pintu.

Ditambah kantor pengelola pasar.

Baca: PSLS Lhokseumawe Bantai PSGL Gayo Lues 5-0, PSBL Langsa Vs Persidi Idi Sedang Berlangsung

Karena tidak difungsikan setelah selesai dibangun, pasar rakyat tersebut sering menjadi lokasi singgahan ternak kambing.

Ketika memasuki musim panen, maka area perkarangan pasar menjadi tempat menjemur gabah.  

Beberapa warga sekitar mengaku, sangat heran melihat sarana infrastruktur pasar yang telah dibangun menyerap anggaran tidak sedikit, tapi setelah selesai justru tidak difungsikan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Abdya, Azhar Anis ST dihubungi Serambinews.com, Kamis (3/10/2019) mengaku, sedang mencari  penyebabnya.

Sehingga, Pasar Sangkalan belum berfungsi hingga sekarang.

Hal itu dilakukan, karena Azhar Anis menempati  jabatan tersebut  pada  23 Juli lalu.

Baca: Intip Kemesraan Seribuan Mahasiswa dengan Polisi Usai Demo di DPRK Lhokseumawe

Direncanakan, pengelolaan pasar tersebut segera diserahkan kepada Camat Susoh dengan membentuk tim atau badan pengelola pasar.

“Kami segera menggelar rapat dengan Camat Susoh dan pihak terkait lainnya dalam upaya memfungsionalkan Pasar Sangkalan,” kata Azhar Anis.

Bukan saja Pasar Sangkalan, menurut Azhar Anis beberapa pasar lain yang belum fungsional segera dicari solusi.

Sehingga, pasar-pasar itu bisa berfungsi.

Sebut saja pasar di Desa Ladang dan Padang Panjang.

Keduanya juga berada di Kecamatan Susoh.

Baca: Tersangka Pencabulan Anak di Simeulue Ditahan

Pasar di Kecamatan Tangan-Tangan, Manggeng, dan Lembah Sabil diupayakan bisa berfungsi sebagaimana sebuah pasar.   

Keterangan diperoleh Serambinews.com s sebenarnya  pengelola Pasar Sangkalan sudah dibentuk.

Namun, sepertinya tidak mampu menghidupkan pasar tersebut.

Bahkan, menurut keterangan pihak pengelola, pihaknya sudah membagikan delapan pintu kios kepada enam desa dalam Kemukiman Sangkalan.

Masing-masing kepada Desa Padang Panjang, Lampoh Drien, Rubek Meupayong, Blang Dalam, Cot Mancang, dan Meunasah.

Sedangan dua pintu kios lainnya, diserahkan kepada masing-masing pengelola pasar dan sebagai kantor pengelola. (*)

Baca: Sepertiga Anak Aceh Stunting,  Dekranas Luncurkan Rumah Gizi Gampong

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved