Luar Negeri
Benarkah Bendera Merah Pertama Kali Berkibar di Iran dan Isyarat Perang atas Terbunuhnya Soleimani?
Tak lama setelah itu, Iran mengibarkan sebuah bendera merah di Masjid Jamkaran, Kota Suci Syiah, Qom.
Dalam wawancara dengan CNN, penasihat militer Khamenei, Brigadir Jenderal Hossein Dehghan mengusulkan respons atas serangan AS.
"Tanggapan yang paling tepat adalah militer, dan tentu saja menyasar target militer," ujar Dehghan dilansir AFiP Minggu (5/1/2020).
Di Masjid Jamkaran, Kota Suci Qom, Iran mengibarkan bendera merah yang kemudian disiarkan oleh stasiun televisi lokal.
Dalam tradisi Syiah, bendera merah melambangkan darah yang tumpah secara tidak adil dan panggilan untuk membalas kematian seseorang.
Konon, peristiwa serupa pernah terjadi ketika tokoh Syiah, Imam Hussain, tewas dalam Pertempuran Karbala, 680 Masehi.
Saat itu, bendera tersebut tidak diturunkan hingga kematian Imam Hussain dibalaskan, sesuai dengan tradisi yang mereka anut.
Dalam konferensi pers, juru bicara luar negeri Abbas Mousavi menyebut Iran tidak berniat untuk memulai peperangan.
"Namun kami siap dalam situasi apa pun," tegasnya menambahkan, keputusan sikap mereka tergantung kepada para pimpinan.
Namun dalam wawancaranya dengan CNN, Dehghan menuturkan bahwa adalah AS yang sudah menyulut peperangan dengan membunuh Qasem Soleimani.
"Karena itu, mereka harus menerima balasan yang sesuai dengan tindakan mereka," ujar mantan menteri pertahanan itu.
"Satu-satunya cara untuk menghentikan ini adalah AS menerima dampak seperti yang sudah kami rasakan sebelumnya," ancamnya.
Kematian Soleimani begitu mengejutkan.
Pasalnya di Iran, dia dianggap pahlawan dan digadang sebagai penerus Khamenei.
Irak menyikapi serangan tersebut dengan parlemennya mengeluarkan resolusi yang berisi seruan agar pasukan AS keluar dari negara mereka.
Presiden Donald Trump merespons seruan tersebut dengan ancaman bakal menjatuhkan sanksi yang "membuat hukuman Iran seolah recehan".
• DPRK Minta Pemprov Tangani Jembatan Peuribu Aceh Barat, Begini Tingkat Kerusakannya
• Petani di Abdya Bergembira, Harga Sawit Naik Menjadi Rp 1500 Per Kilo
• Zuraida Hanum Istri Muda Hakim Jamaluddin Suruh 2 Orang Bunuh Suami, Sang Anak Kenny Akbari Histeris
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soleimani Terbunuh oleh Serangan AS, Benarkah Bendera Merah Pertama Kali Berkibar di Iran?"
Penulis : Luthfia Ayu Azanella
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bendera-merah-telah-berkibar-di-iran.jpg)