Breaking News:

Luar Negeri

Imran Aliev Tewas dengan Leher Digorok, Blogger Ini Berani Kritik Presiden Rusia Vladimir Putin

Imran Aliev ditemukan tewas di kamar hotel di Lille, Prancis, pekan lalu. Ia tewas dengan pisau berlumuran darah di sebelah mayatnya

Editor: Faisal Zamzami
dailystar.co.uk
Imran Aliev 

Sehari sebelum kematiannya, Aliev mengatakan kepada istri dan empat anaknya bahwa ia akan pergi untuk "urusan bisnis" setelah seorang pria tak dikenal dari Chechnya muncul.

S
Vladimir Putin yang dikenal punya kondisi fisik yang selalu fit.
  (The Telegraph)

Tubuh Aliev ditemukan ketika manajer hotel pergi untuk memeriksa tamu.

Seorang pejabat kepolisian Prancis mengatakan, “(Aliev) meninggalkan Belgia pada hari Rabu di mana ia berada di bawah perlindungan polisi karena ancaman dari Rusia dan Chechnya karena blogging oposisi miliknya.

"Dia ditemani oleh seorang dari Chechnya lain, yang kita tentukan tentatif berdasarkan dokumen perjalanannya.

"Jelas, mengingat sejarah Aliev dan ancaman sebelumnya, kami perlu memeriksa dengan kuat kemungkinan peran intelijen negara dalam pembunuhan ini.

"Kami mengumpulkan dan menganalisis bukti dari pola perjalanan, penyadapan elektronik, dan alat investigasi lainnya yang kami miliki."

Syukuran HUT, IWAPI Aceh Santuni Anak Yatim Panti Asuhan Media Kasih

Keributan Berujung Pembacokan, Seorang Anak Tebas Ayah saat Panen Durian, Ini Pangkal Masalahnya

Pasukan pembunuh rahasia Rusia tampaknya telah menargetkan musuh-musuh Moskow di Barat selama bertahun-tahun.

Pada tahun 2018, dua tersangka agen Rusia berusaha membunuh agen ganda Sergei Skripal dan putrinya Yulia dengan racun saraf Novichok di Salisbury, Inggris.

Tahun lalu, seorang pembangkang Chechnya terbunuh di taman Berlin yang ramai di siang hari bolong.

Tak hanya itu, para pembela Hak Asasi Manusia pun berakhir tragis saat mereka mempejuangkan HAM yang telah dilanggar Rusia.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved