Kamis, 11 Juni 2026

Jurnalisme Warga

Dilema Matangglumpang Dua

PERTUMBUHAN ekonomi dapat diartikan sebagai gambaran keadaan perekonomian suatu daerah dan yang memegang peran penting di dalamnya

Tayang:
Editor: bakri
IST
CHAIRUL BARIAH, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Almuslim, Peusangan dan Anggota Forum Aceh Menulis (FAMe) Chapter Bireuen, melaporkan dari Matangglumpang Dua 

Apa yang dialami oleh para orang tua atau wali santri sebenarnya sudah saya rasakan beberapa puluh tahun lalu. Jujur saja, terkadang malu untuk melanggar rambu lalu lintas yang tidak membenarkan pengemudi ke luar melalui pintu masuk. Namun, tak ada pilihan, kemacetan pun terkadang sulit dihindari karena padatnya arus masuk dan ke luar di jalur yang sama. Ditambah lagi dengan kondisi jalan yang mulai terlihat sempit karena menjamurnya pedagang di kedua sisi jalan. Sekali lagi, inilah dilema Matangglumpang Dua, situasi sulit yang mengharuskan orang menentukan pilihan antara dua kemungkinan yang sama-sama tidak menyenangkan.

Kondisi ini tentu menjadi hal yang dirasakan kurang nyaman bahkan kendala berlanjut, apalagi jika ada tamu yang berkunjung ke Matang.

Pemerintah kecamatan maupun kabupaten sudah beberapa kali melakukan penertiban, tetapi hanya satu hari, keesokan harinya kembali seperti biasa. Untuk itu, perlu adanya kesadaran dari para pedagang maupun pengguna jalan agar dilema Matangglumpang Dua ini cepat teratasi, tidak berlarut-larut.

Fasilitas jalan yang memadai dan nyaman adalah salah satu faktor penting sebagai penunjang pertumbuhan ekonomi suatu daerah seperti di Matangglumpang Dua. Untuk itu, perlu solusi mencari jalan keluar sehingga persoalan tersebut dapat diatasi dengan tepat dan permanen.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved