Breaking News:

UN 2020 SD hingga SMA Ditiadakan, Kelulusan Siswa Ditentukan Nilai Raport

Sebagai bahan pertimbangan menentukan kelulusan siswa, pemerintah memberikan opsi termasuk menggunakan nilai raport.

Dok Wanhar
Siswa SMP IT Al-Hafidz Rizqullah Kecamatan Kota Baharu, Aceh Singkil, melakukan simulasi ujian nasional berbasis komputer, Selasa (3/3/2020) 

SERAMBINEWS.COM - Adanya penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 membuat pemerintah menentukan keputusan terkait pelaksanaan ujian nasional.

Setelah melakukan rapat via daring (online), pemerintah tengah mengkaji berbagai opsi ujian bagi siswa tingkat dasar hingga menengah.

Sebagai bahan pertimbangan menentukan kelulusan siswa, pemerintah memberikan opsi termasuk menggunakan nilai raport.

“Dari rapat konsultasi via daring (online) antara anggota Komisi X dan Mendikbud Nadiem Makarim maka disiapkan berbagai opsi untuk menentukan metode kelulusan siswa salah satunya dengan nilai kumulatif dalam raport,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin malam (23/3/2020).

Ketua Komisi X bersama Mendikbud Nadiem Makarim melakukan rapat daring menyepakati UN 2020 ditiadakan.
Ketua Komisi X bersama Mendikbud Nadiem Makarim melakukan rapat daring menyepakati UN 2020 ditiadakan. (Instagram @syaifulhooda)

Angkat Bicara Soal Wabah Corona, Imam Prasodjo Ungkap Hal Terburuk yang Bisa Dialami Indonesia

Daftar 25 LINK Pengumuman Hasil SKD CPNS 2019, Cek Nama Anda di Sini!

Kisah Warga Aceh di Jerman Hindari Corona, Sembunyi di dalam Bunker dan Harus Belanja Online

Ia menjelaskan bahwa rapat konsultasi tersebut menyepakati bahwa pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dari tingkat SMA, SMP, hingga SD ditiadakan.

Keputusan tersebut diambil terkait penyebaran virus corona atau Covid-19 yang saat ini semakin masif.

Sementara itu, dijadwalkan pelaksanaan UN SMA harus dilaksanakan pekan depan.

Demikian juga dengan pelaksanaan UN SMP serta SD yang dijadwalkan paling lambat pada akhir April mendatang.

"Penyebaran wabah Covid-19 diprediksi akan terus berlangsung April, jadi tidak mungkin kita memaksakan siswa untuk berkumpul melaksanakan UN di bawah ancaman wabah Covid-19 sehingga kami sepakat UN ditiadakan,” ujarnya.

Huda mengatakan saat ini Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah mengkaji opsi pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) sebagai penganti UN.

Satu PDP Meninggal Dunia, Gagal Nafas Karena Pneumonia Akut  

Ayah Perkosa Anak Selama 13 Tahun: Sehari Dirudapaksa 2 Kali, Terungkap Setelah Korban Menikah

Kenali Gejala dan Ciri-ciri Terinfeksi Virus Corona, Mirip Flu Biasa

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved