Berita Aceh Barat Daya
Warga Abdya Masuk Daftar ODP Bertambah Jadi Dua Orang, Ini Penjelasan Kadinkes
Warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang masuk daftar ODP (Orang Dalam Pemantauan) Covid-19 bertambah mejadi dua orang....
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Jalimin
Warga Abdya Masuk Daftar ODP Bertambah Jadi Dua Orang, Ini Penjelasan Kadinkes
Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang masuk daftar ODP (Orang Dalam Pemantauan) Covid-19 bertambah mejadi dua orang.
Satu warga masuk ODP pada hari Selasa (24/3/2020) sore, kemudain satu lagi masuk pada Rabu (25/3/2020) sore.
Kepala Dinkes Abdya, Safliati kepada Serambinews.com, Rabu (25/3/2020) malam, mengaku warga masuk daftar ODP bertambah menjadi dua orang.
Memasing-masing satu orang warga salah satu desa di Kecamatan Blangpidie, dan satu lagi warga salah satu desa di Kecamatan Kuala Batee.
Warga Kecamatan Blangpidie pulang dari Jakarta pada 20 Maret 2020 dan warga Kuala Batee baru pulang dari Malaysia beberapa hari lalu.
Kedua warga yang baru palang kampung tersebut masuk daftar ODP karena mengalami demam, batuk dan suhu tubuh di atas normal.
“Kedua ODP tersebut saat ini mengisolasi diri di rumah selama 14 hari dan terus dipantau kesehatannnya,” kata Safliati.
Kepala Dinkes Abdya itu juga berbagi info atau pemahaman tentang Covid-19 agar masyarakat tidak panik ketika melihat status Corona, dan langkah-langkah yang harus dilakukan :
• Diterjang Angin Kecang, Dua Rumah di Lhokseumawe Rusak, Empat Jiwa Mengungsi
• Ratusan Warga Deah Raya Keliling Sambil Membaca Doa Dijauhkan Bala
• Innalillahi Wa Innailaihi Rajiun, Lagi Seorang PDP Covid-19 di RSUDZA Meninggal Dunia
1. Traveler adalah bila seseorang yang baru saja pulang dari negara-negara terjangkiti atau baru dari daerah-daerah transmitter, namun dalam keadaan sehat yang bersangkutan harus mengisolasi diri di rumah selama 14 Hari.
2. ODP (Orang Dalam Pemantauan) adalah bila seseorang yang dalam kondisi demam atau batuk-batuk atau sesak nafas dan baru saja pulang dari negara-negara terjangkiti atau dari daerah-daerah transmitter, maka seseorang tersebut diobati dan mengisolasi diri di rumah selama 14 Hari, dan tidak dilakukan pengambilan SWAB bila sakit makin berlanjut, kemungkinan akan masuk kategori PDP (Pasien Dalam Pengawasan).
3. PDP (Pasien Dalam Pengawasan) adalah bila seseorang dalam keadaan demam + batuk + sesak nafas dan baru pulang dari negara-negara terjangkit atau dari daerah-daerah transmitter, maka di rawat diruang isolasi RRSU Rujukan yang ditunjuk Pemerintah serta diambil SWAB, bila negatif maka pasien kembali dirumahkan sampai dengan 14 hari dan seterusnya bila positif maka dirawat sampai sembuh.
Seperti diberitakan, warga asal Kabupaten Abdya, dilaporkan ramai-ramai pulang dari luar negeri, terutama Malaysia dan Jakarta dan beberapa daerah lain.
Trend pulang kampung terjadi selama sepekan terakhir, saat merebak penyebaran virus Corona.
• Hari Ini, Ada Empat Hektare Lahan di Aceh Besar Terbakar, Petugas Sulit Terobos Lokasi
Warga Abdya yang pulang tersebut, sebelumnya bekerja sebagai TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di Malaysia.
Banyak juga yang pulang berstatus mahasiswa dan santri selama ini menuntut ilmu di Jakarta dan sejumlah kota di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petugas-kesehatan-posko-pemeriksaan-lembah-sabil-abdya.jpg)