Berita Aceh Barat Daya
Warga Abdya Masuk Daftar ODP Bertambah Jadi Dua Orang, Ini Penjelasan Kadinkes
Warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang masuk daftar ODP (Orang Dalam Pemantauan) Covid-19 bertambah mejadi dua orang....
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Jalimin
Sebagian warga Abdya khawatir bahwa warga yang baru pulang dari luar negeri, terutama dari Malaysia.
Termasuk yang baru kembali Jakarta dan beberapa kota lain, diduga terpapar Covid-19.
Soalnya, Malaysia merupakan salah satu negara mewabah Corona.
Tidak terkecuali Jakarta semakin meluas serangan virus yang disebut-sebut berasal dari Wuhan, China, itu.
Sejumlah warga Abdya mendesak Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Abdya, dan Dinas Kesehatan setempat untuk memeriksa dan aktif melakukan pemantauan kesehatan terhadap warga Abdya yang baru pulang dari Malaysia, termasuk mererka yang baru kembali dari Jakarta.
• Pemko Subulussalam Bantu Rumah Korban Puting Beliung, Kalak BPBD: Sesuai Kerusakan
Camat bersama anggota muspika dan petugas puskesmas dilaporkan sedang melakukan pendataan warga Abdya yang baru kembali dari luar negeri dan kota-kota lain di Indonesia.
Data sementara yang diperoleh Serambinews.com, di Kecamatan Babahrot tercatat 9 yang pulang kampung, 6 orang diantaranya pulang dari Malaysia. Selebihnya dari dari beberapa kota di Indonesia.
Di Kecamatan Manggeng 1 orang dari Malaysia dan 11 orang dari Jakarta. Kecamatan Tangan-Tangan ada 6 orang kembali dari Malaysia, Kecamatan Kuala Batee ada 2 orang dan Kecamatan Setia baru terdata 1 orang pulang dari Malaysia.
Sementara, sejumlah mahasiswa asal Kecamatan Blangpidie dan Susoh dan kecamatan lain juga dilaporkan sudah kembali dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Kalimantan dan kota-kota lain di Indonesia.
• Terkait Wabah Corona, PB Perpani Hentikan Sementara Semua Kegiatan Panahan
Warga yang sudah tiba di kampung halaman, kini menetap di rumah kediaman masing-masing.
Namun, sejumlah warga tetangga khawatir atas kesehatan mereka. Terlebih lagi, sebagian diantara warga yang pulang tersebut sering keluar rumah. Lalu, nongkrong di warung-warung kopi bersama rekan-rekan yang sudah lama tidak bertemu.
Terkait hal ini, Wakil Bupati (Wabup) Abdya, Muslizar MT sudah mengarahkan para camat untuk meminta bantuan para keuchik gampong/kepala desa untuk melakukan pendataan warga yang baru pulang dari luar negeri guna dipantau kesehatan oleh petugas puskesmas masing-masing, termasuk oleh petugas Dinas Kesehatan Abdya.
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Abdya, Safliati SST MKes, dihubungi Serambinews.com, Rabu (25/3//2020) menjelaskan, warga Abdya yang baru pulang dari Malaysia, Jakarta dan kota-kota lain yang diperoleh informasinya segera dikunjungi untuk diperiksa kesehatannya.
“Warga yang terpantau dan dilaporkan baru pulang dari Malaysia, termasuk dari Jakarta dan kota-kota lain segera kita kunjungi untuk diperiksa kesehatannya, kecuali mereka yang tak terpantau dan tidak dilaporkan,” kata Safliati juga menjabat Wakil Ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Abdya.(*)
• Hari Ini, Ada Empat Hektare Lahan di Aceh Besar Terbakar, Petugas Sulit Terobos Lokasi
• Pegang Pinggul Istri Orang, Pria Ini Dibacok Dengan Parang, Begini Kronologinya
• Waspada, Penipu Hampir Bawa Kabur Seperangkat Komputer Milik SMA di Bener Meriah, Ini Modusnya
• Dilema Pedagang Gula Pasir di Aceh, Sudah Beli 500 Sak di Medan, Tapi Tak Berani Bawa Pulang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petugas-kesehatan-posko-pemeriksaan-lembah-sabil-abdya.jpg)