Kupi Beungoh
Wabah COVID-19, Momen Membentuk Budaya Peduli Kesehatan di Masyarakat
Hasil survey menunjukan terjadi peningkatan kepatuhan masyarakat melakukan cuci tangan.
Hasil survey menunjukan terjadi peningkatan kepatuhan masyarakat melakukan cuci tangan.
Penulis: dr Iziddin Fadhil MKM, Staf Pengajar Fakultas Kedokteran Abulyatama/Sekretaris Umum IDI Kota Banda Aceh.
ACEH provinsi di Indonesia yang tidak luput dari COVID-19 yang merupakan Cominicable Desease yang telah ditetapkan sebagai Pandemi Global oleh WHO.
Sedangkan Indonesia telah menetapkan Wabah COVID-19 ini sebagai Bencana Nasional.
Pandemi yang dikenal dengan COVID-19 ini disebabkan oleh Virus Corona atau SARS Cov-2 yang pertama ditemukan di Wuhan Cina.
Virus ini menyerang saluran pernapasan.
Gejala penyakit yang disebabkan COVID-19 ini mirip dengan gejala influenza dan terdiri atas demam, batuk, sesak napas dan dapat berakhir dengan gagal napas (Acute Respiratory Distress Syndrome, ARDS).
• Satu PDP Positif Versi Rapid Test, Dokter dan Tim Medis RSUD Subulussalam Jalani Tes
Kamis, 2 April 2020 di Indonesia ditemukan sebanyak 1.790 kasus positif dengan 170 di antaranya meninggal dunia.
Dari data tersebut maka dapat dihitung Case Fatality Rate (CFR) sebesar 9% untuk Indonesia sedangkan secara global sebesar 5%.
Di Aceh sendiri terhitung 5 orang dinyatakan positif, 4 orang dalam perawatan dan 1 orang meninggal dunia.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah bekerjasama dengan semua pihak untuk menekan penambahan jumlah kasus positif COVID-19 ini.
Banyak penelitian di Dunia telah dijadikan referensi seluruh negara untuk menekan penyebaran COVID-19 ini.
• Jam Malam Berakhir, Pedagang di Aceh Tamiang Diizinkan Kembali Berjualan Malam Hari
Badan Organisasi Kesehatan dunia WHO telah menerbitkan protocol kesehatan sebagai panduan kepada masyarakat untuk terhindar dari infeksi Virus ini.
Salah satunya masyarakat diminta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Dalam hal penanggulangan Bencana Nasional COVID-19 ini, kami ingin mengajak kita semua melihat penanganan secara komprehensif, baik penanganan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/praktisi-dokter-dr-iziddin-fadhil-mkm.jpg)