Breaking News:

Berita Aceh Besar

Produksi Sampah Aceh Besar Capai 50 Ton Setiap Hari, Setiap Gampong Diminta Sediakan Tong Sampah

Produksi sampah di Kabupaten Aceh Besar mencapai 50 ton per harinya.Tinggi produksi sampah itu mayoritas dari sampah rumah tangga....

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Inilah sampah rumah tangga yang dibuang di salah satu kontainer sampah di Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar. Foto direkam, Minggu (26/4/2020). 

Laporan Asnawi Luwi| Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, KOTA JANTHO - Produksi sampah di Kabupaten Aceh Besar mencapai 50 ton per harinya.Tinggi produksi sampah itu mayoritas berasal dari sampah rumah tangga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Besar, Drs Syukri, kepada Serambinews.com, Rabu (29/4/2020) mengatakan, setiap hari mobil mengangkut sampah mencapai 30 unit mobil untuk membuang sampah di zona II Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blangbintang, Kabupaten Aceh Besar.

Sampah ini berasal dari 13 kecamatan dari 23 kecamatan di Kabupaten Aceh Besar. Dari jumlah itu, dua kecamatan yang paling tinggi memproduksi sampah termasuk sampah rumah tangga terbanyak adalah Kecamatan Ingin Jaya dan Kecamatan Darul Imarah.

Tingginya produksi sampah di dua kecamatan itu karena padatnya jumlah penduduk. Pihak DLH Aceh Besar hanya melayani pembuangan sampah dari rumah termasuk sampah yang berada di bak kontainer.

Menurut Syukri, saat ini mobilisasi masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 berkurang. Namun, aktivitas perdagang musiman di bulan puasa Ramadhan 1441 hijriah ini meningkat, sehingga mempengaruhi peningkatan produksi sampah rumah tangga seperti tempurung kelapa dan ampas tebu. Namun, produksi sampah selama Ramadhan ini termasuk rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kemungkinan,  kata Syukri, tahun ini, seluruh gampong akan diwajibkan menggunakan dana desa untuk membuat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah di gampong, ada juga yang berbentuk bak kontainer, dan tong-tong sampah. Dengan tersedianya fasilitas pembuangan sampah di desa, maka masyarakat itu sendiri yang akan menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing dari pembuangan sampah di sembarangan tempat," pungkasnya.(*)

Presiden Iran Minta AS Sebut Teluk Persia, bukan Teluk New York

Nelayan Aceh Barat Rata-rata Terdampak Covid-19, Ini Harapan Panglima Laot

Bupati Sarkawi Singgung Pelabuhan Krueng Geukeuh untuk Ekspor Kopi dari Wilayah Tengah

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved