Hubungan Cina dan AS
Cina Ejek AS Melalui Film Animasi, Begini Ceritanya
Sejak dirilis 29 April 2020 di saluran YouTube resmi Xinhua, New China TV, video tersebut telah ditonton lebih dari 960.000 kali.
Sejumlah orang lain menghubungkannya dengan Partai Komunis Tiongkok (PKC).
“Propaganda yang cerdik. Mana bagian saat PKC menutupi fakta dan secara terbuka mempermalukan seorang dokter pahlawan yang kemudian meninggal?” kata pengguna Twitter “AC”.
Bukti signifikan
• Dijual Oknum Secara Ilegal, Lokasi Pembangunan Kantor Samsat Aceh Jaya Disegel oleh Pemilik Asli
• VIDEO - Lintasan Geumpang-Meulaboh yang Sempat Longsor, Kini Sudah Bisa Dilalui Kembali
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, menyebutkan terdapat sejumlah bukti signifikan bahwa virus Corona berasal dari laboratorium (lab) di Cina. Namun, ia mempermasalahkan kesimpulan badan intelijen AS yang menyebut virus itu bukan buatan manusia.
"Terdapat sejumlah bukti signifikan bahwa ini bersumber dari laboratorium di Wuhan," kata Pompeo kepada program "This Week" di ABC.
Pompeo lantas membantah pernyataan agen senior intelijen AS pekan ini yang mengatakan virus tersebut tampaknya bukan buatan manusia atau dimodifikasi secara genetik.
• Personel Opsnal Jatanras Polresta Ringkus Pembongkar Rumah Warga Banda Raya, Ini Barang yang Dicuri
• Alhamdulillah, Harga Emas Mulai Turun, Ini Kata Pedagang Emas di Banda Aceh
"Para pakar terbaik sejauh ini tampaknya berpikir bahwa itu buatan manusia. Saya tak punya alasan untuk tidak percaya pada hal itu," kata Pompeo.
Ketika si pewawancara menunjuk itu bukan kesimpulan badan intelijen AS, Pompeo mengatakan, "Saya telah melihat apa yang dikatakan oleh komunitas intelijen. Saya tak punya alasan untuk percaya bahwa itu salah."
Laporan dari Kantor Direktur Intelijen Nasional, Kamis (30/4/2020) waktu setempat, menyebutkan pihaknya sepakat dengan konsensus ilmiah luas yaitu penyakit itu bukan buatan manusia.
Pejabat AS yang akrab dengan pelaporan dan analisis intelijen mengatakan selama beberapa pekan mereka tidak yakin ilmuwan Cina mengembangkan virus corona di laboratorium senjata biologis, yang kemudian bocor.
• Terima Pin Emas Kapolri Karena Dipukul Saat Sosialisasi Pencegahan Corona, Ini Kata Bripka Saifuddin
• Soal Nasib Liga 1 2020, Banyak Klub Minta Diakhiri
Sebaliknya, mereka mengaku yakin virus itu masuk melalui kontak manusia dengan satwa liar di pasar daging di pusat Kota Wuhan, atau bisa saja bocor dari sebuah laboratorium milik pemerintah Wuhan, yang diyakini sedang melakukan penelitian sipil tenang kemungkinan bahaya biologis. (ccn/rtr/feb)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/film-animasi-cina.jpg)