Hubungan Cina dan AS
Cina Ejek AS Melalui Film Animasi, Begini Ceritanya
Sejak dirilis 29 April 2020 di saluran YouTube resmi Xinhua, New China TV, video tersebut telah ditonton lebih dari 960.000 kali.
Sejak dirilis 29 April 2020 di saluran YouTube resmi Xinhua, New China TV, video tersebut telah ditonton lebih dari 960.000 kali dan di-retweet oleh beberapa diplomat Cina.
SERAMBINEWS.COM, SHANGHAI - Cina merilis film animasi pendek berjudul ‘Once Upon a Virus’ untuk mengejek respons Amerika Serikat (AS) terhadap Covid-19.
Film itu menggunakan tokoh-tokoh mirip lego untuk mewakili kedua negara.
Washington dan Beijing terlibat perang kata-kata tentang asal-usul virus yang muncul di Kota Wuhan, Cina, pada akhir tahun lalu.
• Presiden Brazil Bertengkar Hebat dengan Gubernur Negara Bagian, Ada Apa?
• Warga Haiti: “Mati Kelaparan Hari Ini atau Besok Karena Virus Corona?
Dalam animasi yang diunggah secara daring oleh kantor berita resmi Cina, Xinhua, tirai merah terbuka dan terlihat sebuah panggung yang menampilkan tokoh-tokoh seperti lego dalam bentuk seorang prajurit terakota mengenakan topeng wajah dan patung liberty.
"Kami menemukan virus baru," kata prajurit itu.
“Terus? Itu hanya flu," jawab patung liberty.
Ketika prajurit mengeluarkan peringatan tentang virus dan menyebut tonggak sejarah suram dalam wabah Cina, patung liberty menjawab tak acuh.
"Apakah kamu mendengarkan dirimu sendiri," tanya prajurit itu ketika patung liberty mulai memerah karena demam dan dipasangi infus.
"Kami selalu benar, meskipun kami bertentangan dengan diri kami sendiri," jawab patung itu. "Itulah yang saya sukai tentang Anda orang Amerika, konsistensi Anda," kata prajurit itu.
Sejak dirilis 29 April 2020 di saluran YouTube resmi Xinhua, New China TV, video tersebut telah ditonton lebih dari 960.000 kali dan di-retweet oleh beberapa diplomat Cina.
• Satu Lagi Santri Ponpes Al-Fatah Temboro yang Pulang Ke Aceh Positif Covid-19
• BREAKING NEWS - Satu Warga Bireuen Positif Covid-19, Ini Riwayat Perjalanannya
Baik YouTube dan Twitter diblokir di Cina, meskipun diplomat Cina telah semakin banyak menggunakan media sosial global untuk menyiarkan pesan mereka.
Reaksi media sosial terhadap video itu beragam.
Pengguna Twitter "masood mortazavi" setuju pada pesan dalam video itu, dan mengatakan, "Kebodohan AS sudah tidak lagi mengagetkan."
• Venezuela Gagalkan Serangan Tentara Bayaran AS, Targetkan Presiden Nicolas Maduro
• 6 Ruko di Samar Kilang Terbakar, Mobil Pemadam tak Datang, Warga Padamkan Api Pakai Ember
Tapi beberapa komentar meluncurkan tagar "ChinaLiedPeopleDied" atau menunjukkan Presiden Cina Xi Jinping dalam berbagai visual yang berhubungan dengan virus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/film-animasi-cina.jpg)