Penyerangan Novel Baswedan
Imam Masjid Jadi Saksi Sidang Penyerangan Novel, Dengar Jeritan Minta Tolong
”Enggak tahu teriakan siapa. Teriakan sebagian minta tolong, jerit-jerit,” kata Nursalim, Imam Masjid Al-Ihsan, saat bersaksi di sidang.
”Enggak tahu teriakan siapa. Teriakan sebagian minta tolong, jerit-jerit,” kata Nursalim, Imam Masjid Al-Ihsan, saat bersaksi di sidang kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (6/5/2020).
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pagi itu, pada Selasa, 11 April 2017, shalat Subuh berjamaah di Masjid Al-Ihsan, Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, baru saja selesai.
Para jamaah kemudian melanjutkan ibadahnya dengan membawah wirid.
Namun, ketika para jamaah sedang khusuk membaca wirid, tiba-tiba terdengar jeritan dari arah selatan masjid.
”Enggak tahu teriakan siapa.
• Laboratorium Penyakit Infeksi Unsyiah Siap Uji Swab Covid-19
• Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2,97 Persen, Airlangga Hartarto Bilang Masih Positif
Teriakan sebagian minta tolong, jerit-jerit,” kata Nursalim, Imam Masjid Al-Ihsan, saat bersaksi di sidang kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Rabu (6/5/2020).
Nursalim bercerita, jamaah Subuh pagi itu cukup ramai hingga mencapai dua saf.
Novel salah satunya.
Namun selepas salat penyidik senior KPK itu pulang lebih dulu untuk mengantar anaknya sekolah.
Kemudian sekitar 7-8 menit usai Novel keluar masjid, barulah terdengar suara jeritan.
• Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Aceh Sebanyak 17 Orang, ODP 1.920 Orang
• Pasien Positif Asal Pidie Sembuh dari Covid-19, Hampir Sebulan Jalani Perawatan di RSUZA
Nursalim menyatakan, teriakan terdengar semakin keras ketika wirid dihentikan.
Berdasarkan kejadian itu, Nursalim bersama jamaah lain lantas keluar masjid.
"[Teriakan berasal dari] sebelah timur dari Jalan Deposito.
Teriakan dari samping masjid," ujarnya.
Begitu Nursalim dan jamaah lain keluar, mereka mendapati Novel berjongkok di tempat wudhuk masjid sambil menyiramkan wajahnya dengan air keran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/terdakwa-penyerang-penyidik-senior-kpk-novel-baswedan-rahmat-kadir-mahulette.jpg)