Penyerangan Novel Baswedan
Imam Masjid Jadi Saksi Sidang Penyerangan Novel, Dengar Jeritan Minta Tolong
”Enggak tahu teriakan siapa. Teriakan sebagian minta tolong, jerit-jerit,” kata Nursalim, Imam Masjid Al-Ihsan, saat bersaksi di sidang.
Saat itu, Novel sudah menanggalkan gamis yang ia gunakan dan menyisakan kaos oblong dan celana panjang putih.
”Pak Novel merintih kesakitan, kadang-kadang membaca tasbih kayak Allahu Akbar," ujarnya. ”Ada yang membantu Pak Novel. Pak Ramli, kita kenal dua orang," kata dia.
Saat itu, Nursalim melihat kondisi mata Novel sudah tampak memar, khususnya di bagian kiri. Di kening sebelah kanan ada benjolan.
• Agar Cepat Sembuh, Ini Saran Psikolog kepada Pasien Covid-19
• Pulang dari Jawa Barat, Satu Warga Simeulue Positif Covid, Keluarganya Ikut Diperiksa
Lalu di gamis ada bekas cairan berwarna putih kekuning-kuningan.
Nursalin menyebut gamis yang dipakai Novel itu memiliki sisa air yang berbau menyengat dan terasa panas di tangan.
"Bajunya masih utuh, ada kancing kebuka.
Ada bekas air.
Basah sebagian depannya doang, yang atasnya saja.
Kita pegang lama-lama terasa panas di tangan, dan menyengat," ujar Nursalim.
• Delapan Remaja yang Diamankan Warga Punge Ujong, Diserahkan ke WH Banda Aceh
• Warga Punge Ujong Banda Aceh Amankan 8 Remaja, 2 Wanita, Serahkan ke Polresta Hingga Dirapid Test
Nursalim tidak mengetahui secara pasti cairan apa yang ada di gamis Novel.
Hanya saja, berdasarkan keterangan warga, Novel habis disiram air keras.
"Setelah kejadian, orang-orang bilangnya Pak Novel disiram air keras," katanya.
Tak lama kemudian, warga melakukan sterilisasi tempat dan memutuskan untuk membawa Novel ke Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
• Darwati A Gani Kembali Hibahkan Seluruh Gajinya untuk Bantu Warga Terdampak Covid-19, Ini Totalnya
• Viral, Bocah 5 Tahun Mengendarai Mobil Disetop Polisi, Lalu Menangis dan Bilang Mau Beli Lamborghini
Namun, Nursalim tidak ikut dalam proses evakuasi tersebut.
Beberapa saat kemudian, Hasan, salah seorang yang ikut mengevakuasi Novel ke RS Mitra Keluarga, meminta warga mengamankan barang bukti berupa gamis, kopiah, dan cangkir di tempat kejadian ke rumah Novel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/terdakwa-penyerang-penyidik-senior-kpk-novel-baswedan-rahmat-kadir-mahulette.jpg)