Breaking News:

Luar Negeri

Tentara Myanmar Tembak Dua Desa Muslim di Kota Kyauktaw, Lima Orang Terluka

Seorang administrator di Desa Let Saung Kauk, U Maung Phyu mengatakan salah satu korban tertembak adalah seorang lulusan sarjana Islam.

Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Safriadi Syahbuddin
AP/Thein Zaw
Polisi Myanmar berpatroli di perbatasan antara Myanmar dan Banglades. Foto ini diambil pada Oktober 2016 di Maungdaw, Negara Bagian Rakhine, Myanmar. 

Juru bicara militer Myanmar, Brigadir Jenderal Zaw Min Tun mengklaim bahwa Tentara Arakan (AA) menyerang pasukan militer Myanmar dengan ranjau yang diledakkan jauh di dekat Jembatan Kissapanadi.

“Kejadian itu terjadi ketika mereka mengangkut pasokan medis untuk pencegahan COVID-19,” katanya.

Arab Saudi Akan Lockdown Penuh Selama Libur Idul Fitri, Pelanggar Didenda Hampir Rp 800 Juta

Anggota DPRA Kembali Surati Kemlu, Pertanyakan Nasib Nelayan Aceh di Thailand

Tun mengatakan tidak ada bentrokan di sekitar Kyauktaw pada hari Senin.

Desa Pike yang berada dekat dengan Jembatan Kissapanadi juga telah di tutup.

“Kami mengangkut pasokan medis COVID-19 ke Rumah Sakit Umum Kyauktaw dan Pagoda Kan Kyi Shin. Ketika pasukan medis dan keamanan kembali, AA menyerang mereka dengan dua ranjau yang diledakkan di sebelah barat jembatan, ”kata juru bicara militer itu.

Dia menambahkan bahwa tidak ada yang luka-luka akibat dari ledakan itu.

Brigadir Jenderal Zaw Min Tun tidak menanggapi tuduhan penembakan di wilayah sipil.

Jumat (8/5/2020) lalu, seorang guru sekolah dasar dan seorang gadis terluka ketika peluru artileri menghantam Desa Taung Bwe, yang juga di Kotapraja Kyauktaw.

Filipina Kewalahan, Virus Corona Diam di Rumah, Topan Vongfong Paksa Warga Mengungsi

Kapal Perang Iran Tenggelam Ditembak Rudal Teman Sendiri saat Latihan di Teluk Oman

Pada 3 April 2020, tiga warga sipil terluka dalam penembakan di sekitar Jembatan Kisspanadi, dekat pintu masuk ke Kyauktaw.

Pada tanggal 1 April 2020, lima warga sipil tewas dan tujuh lainnya luka-luka dalam penembakan dan penembakan itu terjadi di daerah perkotaan Kyauktaw.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved