Virus Corona Serang Dunia

Singapura Akhiri Lockdown Parsial 1 Juni, Tempat Ibadah akan Dibuka, Nongkrong Tetap Dilarang

Namun pencabutan tidak menjadikan kehidupan sehari-hari di Singapura akan kembali normal seperti sebelumnya.

Editor: Faisal Zamzami
(KOMPAS.com/ ERICSSEN )
Warga Singapura terlihat mengantri panjang untuk membayar barang-barang belian mereka di FairPrice Xtra, Vivo City, Singapura, Sabtu Siang (08/02/2020) 

Siswa dari tingkatan lain akan melakukan rotasi tiap minggu antara belajar di rumah secara online dan belajar secara fisik di sekolah.

Aktivitas ekstrakurikuler dilarang pada tahap pertama ini.

Warga Negeri “Merlion” juga diizinkan mengunjungi anggota keluarganya yang tinggal tidak serumah.

Kunjungan dibatasi hanya sehari sekali dengan maksimum 2 anggota keluarga yang bertandang.

Lansia diminta tetap tinggal di rumah agar anak-anaknya yang mengunjungi mereka.

Sementara itu tempat ibadah dibuka hanya untuk aktivitas beribadah pribadi dihadiri maksimum 5 orang yang hidup serumah.

Tahap kedua

Singapura akan berpindah dari tahap pertama ke tahap kedua jika angka infeksi komunal tetap rendah dan kondisi asrama pekerja asing terkontrol baik.

Diperkirakan butuh beberapa minggu untuk memasuki tahap kedua.

Pada tahap ini hampir seluruh aktivitas ekonomi dan kehidupan bermasyarakat pulih seperti sedia kala.

Warga dapat kembali menyantap makanannya di restoran, kafe, food court, atau hawker.

Pusat perbelanjaan juga akan diizinkan membuka kembali bisnisnya.

Gym, stadium, dan pusat rekreasi juga akan diperbolehkan membuka pintu menyambut warga yang ingin berolahraga dan berelaksasi.

Berkumpul atau nongkrong dapat dilakukan dalam kelompok kecil.

Tahap kedua diprediksi akan berlangsung selama beberapa bulan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved