Luar Negeri

127 Wartawan di Seluruh Dunia Meninggal karena Tertular Covid-19

Hal itu disampaikan oleh organiasi non-pemerintah, Press Emblem Campaign (PEC) yang berbasis di Jenewa pada Selasa (2/6/2020).

LUCAS JACKSON/REUTERS
Lihat Foto Gambar yang diambil dari drone menunjukkan pekerja sedang menggali kuburan massal di Hart Island, New York, untuk memakamkan para korban meninggal akibat virus corona. Foto diambil pada 9 April 2020. (LUCAS JACKSON/REUTERS) 

SERAMBINEWS.COM - Setidaknya 127 wartawan di 31 negara telah gugur karena virus corona selama tiga bulan terakhir.

Hal itu disampaikan oleh organiasi non-pemerintah, Press Emblem Campaign (PEC) yang berbasis di Jenewa pada Selasa (2/6/2020).

Mengutip dari Anadolu Agency, Kamis (4/6/2020), Sekretaris Jenderal PEC, Blaise Lempen mengatakan bahwa para wartawan merupakan peranan penting dalam memberikan informasi tentang corona.

"Pekerja media memainkan peran penting dalam perang melawan virus corona baru. Mereka harus menginformasikan tentang penyebaran penyakit ini," kata Lempen dalam sebuah pernyataan.

"Beberapa dari mereka meninggal karena kurangnya tindakan perlindungan yang memadai seperti APD ketika mereka melakukan peliputan," sambungnya.

Menurut hitungan oleh LSM, antara 1 Maret dan 31 Mei, setidaknya 127 wartawan meninggal karena COVID-19.

Selain di Banda Aceh, Aceh Besar, Gempa juga Mengguncang Sabang, Satu Rumah Rusak

Viral Sebuah Kapal Kecil Berlayar tanpa Orang, Jasad Pria Ditemukan di Laut

Senator Fachrul Razi Siapkan Penerus Tgk Hasan Tiro

Sekitar dua pertiga dari mereka sedang melaksanakan tugas yang mulia ini.

Pada bulan Mei saja, tercatat 72 wartawan dilaporkan menjadi korban positif covid-19.

Menurut peta sebaran, Amerika Latin adalah benua yang paling terkena dampak, setidaknya 62 jurnalis dilaporkan meninggal akibat covid-19.

Halaman
12
Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved