Breaking News:

4 Bulan Lawan Corona hingga Kulit Wajah Menghitam, Dokter Hu Weifeng Meninggal Dunia

Dia menjadi berita utama pada bulan Maret, ketika kulitnya menjadi hitam "karena disfungsi hati" selama perawatannya.

Editor: Amirullah
Wuhan Central Hospital, Beijing TV Station via Daily Mail
Dr Yi Fan, satu dari dua dokter di Wuhan, China yang dilaporkan kulitnya menghitam setelah nyawa mereka bisa diselamatkan dari Covid-19. Bersama koleganya Dr Hu Weifeng sama-sama terinfeksi pada 18 Januari.(Wuhan Central Hospital, Beijing TV Station via Daily Mail) 

SERAMBINEWS.COM – Kematian seorang dokter di rumah sakit Wuhan telah memicu gelombang kemarahan publik

Sebab rumah sakit dianggap tidak melindungi petugas kesehatan garis depan dalam menghadapi wabah virus corona.

Hu Weifeng (42), seorang ahli urologi di rumah sakit Pusat Wuhan meninggal karena virus itu pada Selasa, (2/6/2020).

Dokter tersebut meninggal setelah pertempuran empat bulan melawan Covid-19.

Dia menjadi berita utama pada bulan Maret, ketika kulitnya menjadi hitam "karena disfungsi hati" selama perawatannya.

Penyebab pasti kematiannya belum diumumkan tetapi berita itu memicu kemarahan di situs media sosial Cina.

Hu adalah dokter keenam dari rumah sakitnya yang terbunuh oleh virus.

Dokter lain yang berbicara, Ai Fen, mengatakan pihak berwenang mengatakan kepada staf rumah sakit untuk tidak memakai alat pelindung.

Hal ini dilakukan agar tidak menyebabkan panik.

()

Hu Weifeng meninggal karena coronavirus setelah empat bulan. (CCTV)

Halaman
1234
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved