Breaking News:

Komunitas

Diwarnai Hujan Interupsi, Forum Mubes KNA Pilih Kembali Jamhuri Sebagai Ketua Umum

"Terima kasih kepada semua pihak, termasuk panitia yang sudah menghibahkan waktu, tenaga, dan pikiran hingga mubes dan halal bihalal berjalan sukses."

Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Nasir Nurdin
Serambinews.com/Nasir Nurdin
Ketua Umum Keluarga Negeri Antara (KNA) Banda Aceh-Aceh Besar, Jamhuri Ungel didampingi dua pengurusnya menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2016-2020 pada Mubes KNA Banda Aceh-Aceh Besar di Pulau Kapuk, Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (20/6/2020). 

"Terima kasih kepada semua pihak, termasuk panitia yang sudah menghibahkan waktu, tenaga, dan pikiran hingga mubes dan halal bihalal berjalan sukses."

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Keluarga Negeri Antara (KNA) Banda Aceh-Aceh Besar melaksanakan halal bihalal dirangkai dengan Musyawarah Besar (Mubes) memilih kepengurusan baru periode 2020-2024.

Kegiatan yang berlangsung di objek wisata Pulau Kapuk, Aceh Besar, Sabtu (20/6/2020) menerapkan protokol kesehatan sebagai bagian mengikuti anjuran pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Sejak awal dibukanya mubes yang dipandu pimpinan sidang sementara diketuai oleh Dr Harbiyah A Gani langsung diwarnai hujan interupsi yang mempertanyakan berbagai hal terkait status keanggotaan, peserta musyawarah, dan penegasan agar mubes tetap mempedomani amanat AD/ART.

Setelah melalui tahapan diskusi yang terbilang alot, akhirnya prosesi mubes bisa dilanjutkan dengan jumlah peserta mencapai 70-an orang.

Di bawah kendali Harbiyah, peserta mubes berhasil menyepakati rancangan tatib menjadi tatib dan penetapan tim formatur sebanyak tujuh orang yang mewakili semua unsur.

Tampak Berwibawa dan Gagah di Luar, Annisa Pohan Bongkar Kelakuan Asli AHY di Rumah 

Rapid Test Massal di Meulaboh Dua Sempat Reaktif, Lainnya Dinyatakan Negatif Corona

Pada pleno lanjutan yang beragendakan penyampaian LPJ kepengurusan periode 2016-2020, semua peserta mubes menyatakan menerima LPJ yang disampaikan langsung oleh Ketua Umum KNA periode 2016-2020, Drs Jamhuri Ungel MA. Dengan demikian ‘kabinet Jamhuri’ dinyatakan demisioner.

Penjaringan balon ketua

Pada proses persideangan penjaringan bakal calon (balon) Ketua KNA periode 2020-2024 terjaring lima balon yang diajukan oleh peserta mubes.

Dari lima balon tersebut, tiga di antaranya mengundurkan diri, termasuk salah satunya Dr Harbiyah A Gani.

MaTA Sorot Konsistensi DPRA Terkait Proyek Multiyears Rp 2,7 Triliun

Sedangkan dua lainnya, yaitu Karim Gito dan Jamhuri Ungel menyatakan siap dan pimpinan sidang menetapkan keduanya sebagai calon ketua.

Sesuai tatib, pemilihan ketua dilakukan oleh tim formatur yang berjumlah tujuh orang. Akhirnya, setelah bersidang sekitar setengah jam, tim formatur mengumumkan ketua terpilih adalah Drs Jamhuri Ungel MA.

Rekomendasi formatur

Selain menetapkan Jamhuri untuk melanjutkan kepemimpinan KNA periode empat tahun ke depan, tim formatur juga membacakan sejumlah rekomendasi lainnya, termasuk amanah kepada pengurus baru untuk menyempurnakan AD/ART.

Selain itu merekomendasikan kepada pengurus baru agar merangkul semua potensi masyarakat dan bersinergi dengan Yayasan Pembangunan Masyarakat Gayo.

Satu Warga Tamiang Positif Corona, Kasus Covid-19 di Aceh Menjadi 39 Orang

Formatur juga mengingatkan bahwa pendiri KNA bukan tiga orang. Pengurus ke depan diharapkan melakukan kaderisasi demi kesinambungan organisasi.

Ketua Umum terpilih diberi waktu 14 hari untuk menyusun kepengurusan lengkap dan selanjutnya dilakukan pelantikan.

Jamhuri yang ditemui Serambinews.com seusai mubes mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk panitia yang sudah menghibahkan waktu, tenaga, dan pikiran hingga agenda empat tahunan yang dirangkai dengan halal bihalal berjalan sukses.

VIDEO - Badai Dahsyat Terjang Turki Timur

“Terima kasih juga atas kepercayaan yang diberikan kembali kepada kami. Mohon dukungan semoga kami bisa menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” kata Jamhuri.

Menurut Jamhuri, dalam waktu dua minggu ini pihaknya akan bekerja menyusun kepenguran lengkap untuk periode 2020-2024 sebagaimana direkomendasi formatur mubes.

“Insya Allah bisa kita laksanakan, dan kepengurusan baru bisa segera dilantik,” demikian Jamhuri. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved