Perselisihan Tapal Batas Gampong Rukoh Banda Aceh dengan Gampong Baet Aceh Besar Akhirnya Tuntas

Perlu perhatian dari Pemko Banda Aceh terkait tapal batas ini, termasuk pembangunan di Gampong Rukoh, seperti jalan-jalan yang belum teraspal dan lain

Serambinews.com
Peresmian gapura tapal batas antara Gampong Rukoh, Kecamatan Syiahkuala, Kota Banda Aceh, dengan Gampong Baet, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (11/7/2020). 

Perselisihan Tapal Batas Gampong Rukoh Banda Aceh dengan Gampong Baet Aceh Besar Akhirnya Tuntas

Laporan Yocerizal |  Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Perselisihan tapal batas antara Gampong Rukoh, Kecamatan Syiahkuala, Kota Banda Aceh dengan Gampong Baet, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, akhirnya tuntas.

Hal itu ditandai dengan peresmian gapura tapal batas kedua gampong, Sabtu (11/7/2020). Selain dihadiri keuchik dan unsur perangkat serta tokoh desa, juga hadir Camat Syiahkuala, H Aulia R Dahlan, dan pihak mewakili Camat Baitussalam.

Hadir juga mewakili Kapolsek Syiahkuala, Kapolsek Baitussalam, Danramil Baitussalam, dan Danpos Syiahkuala, serta Anggota DPRK Banda Aceh dari Partai Gerindra, Irwansyah AMd.

Keuchik Rukoh, Harmidi SPd, kepada Serambinews.com, mengatakan, perselisihan tapal batas antara Gampong Rukoh dengan Gampong Baet ini sudah berlangsung sejak lama, yakni sejak pascatsunami tahun 2004 lalu.

“Tapal batas yang lama sudah hilang disapu tsunami. Saat masa BRR NAD-Nias, dipasang tapal batas baru, tetapi itu tidak melalui musyawarah gampong. Hal ini yang kemudian menimbulkan perselisihan hingga hari ini,” katanya.

Pihaknya lantas mengambil inisiatif untuk meluruskan kembali persoalan tapal batas itu untuk menghindari perselisihan lebih lanjut di masa mendatang.

3 Pangeran Saudi Meninggal Secara Misterius saat Pandemi, Orang Terdekat Istana Ungkap Fakta Ini

Dituntut Laiknya Manusia Super, Inilah Latihan Prajurit Militer Super Gila di Dunia

China Panggil Warganya Untuk Pulang dari Seluruh Penjuru Dunia, FBI Bongkar Ada Strategi Tak Beres

Pembahasan sempat berlangsung alot. Namun kedua gampong akhirnya mencapai kata sepakat, sehingga ditetapkan tapal batas di dua titik.

Titik pertama di jalan tanggul Krueng Aceh dan titik kedua di Jalan Utama, kawasan Lapangan Cot Sibati yang direncanakan akan diresmikan dalam waktu dekat ini.

Halaman
12
Penulis: Yocerizal
Editor: Yocerizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved