Breaking News:

Kasus Vina

Vina Tunjuk Sekretaris Peradi Banda Aceh Sebagai Kuasa Hukum

Sebelumnya, Vina juga telah menunjuk Muzakir SH dan Tamarsah SH sebagai kuasa hukumnya.

Foto Kiriman Ikhsan Fajri
RS alias Vina menandatangani surat kuasa kepada Sekretaris Peradi Banda Aceh, Syahrul Rizal SH. 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - RS alias Vina, oknum karyawati salah satu Bank BUMN di kawasan Blangpidie Aceh Barat Daya (Abdya) yang diduga melakukan penggelapan dan penipuan uang nasabah senilai Rp 6,3 miliar, menunjuk Sekretaris DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Banda Aceh, Syahrul Rizal SH MH dkk sebagai kuasa hukumnya.

Sebelumnya, diketahui Vina telah menunjuk Muzakir SH dan Tamarsah SH  sebagai kuasa hukumnya.

Namun, sejak 13 Juli 2020, RS telah menunjuk Syahrul, dan pemberian kuasa itu ditandatangani langsung oleh wanita kelahiran Air Berudang, Aceh Selatan tersebut.

Sementara itu, Syahrul Rizal saat dikonfirmasi Serambinews.com, membenarkan bahwa dirinya telah diminta oleh wanita kelahiran 14 September 1993 itu, untuk menjadi Kuasa Hukum dalam menghadapi kasus dugaan Penipuan/Penggelapan dan tindak Pidana Perbankan yang saat ini dalam penanganan Polres Abdya.

"Benar saudari Vina adalah klien kami, dan kami akan mandampingi beliau, untuk membela hak-hak hukumnya, selaku tersangka dalam menghadapi kasus hukum yang sedang dihadapi," ujar Syahrul didampingi Ikhsan Fajri SH kepada Serambinews.com, Kamis (16/7/2020) malam.

Syahrul bersama tim kuasa hukum nantinya, akan memberi keterangan resmi perihal perkembangan kasus tersebut, serta bertindak atas nama klien dalam memberi keterangan di media, agar tidak ada ketimpangan atau simpang siur informasi terkait kasus tersebut.

"Dengan penujukan saya ini, maka saya mememinta rekan-rekan media, bisa mengkonfirmasi ke kami terkait adanya pemberitaan- pemberitaan yang bersinggungan dengan kasus ini, maupun terkait hal-hal yang ingin teman-teman media ketahui," pintanya.

VIDEO - Dua Mantan Napi Kembali Ditangkap, Satu Diantarantaranya Dapat Program Asimilasi Covid-19

Arab Saudi Pulihkan 187.622 Pasien Virus Corona, Situs Haji Dilarang Masuk Mulai 18 Juli 2020

Dinda Hauw dan Rey Mbayang Bintangi Film Cinta Subuh, Mulai Syuting Agustus 2020

Kunjungi Imigran Rohingya di Lhokseumawe, Tim Kemenko Polhukam RI Minta TNI-Polri Bantu UNHCR

Selain itu, Syarul juga akan meluruskan beberapa pemberitaan yang selama ini dianggap tidak sesuai dengan fakta yang terjadi, diantaranya terkait hubungan kliennya dengan suami yang dikabarkan sudah bercerai, menurut syahrul perlu di luruskan bahwa hal tersebut tidak benar.

"Kami melihat banyak pemberitaan yang keliru yang beredar di media, sehingga terkesan memvonis klien kami dengan tidak adil secara sosial, misalnya terkait hubungan rumah tangganya yang kami pastikan baik-baik saja," tegasnya.

Selain itu, Syahrul selaku tim juga akan memberi klarifikasi terkait pemberitaan bahwa kliennya menyimpan aset sampai puluhan milyar, seperti yang santer diberitakan sehingga menimbulkan spekulasi yang liar di tengah masyarakat.

"Terkait aset yang dituduhkan sampai puluhan milyar hal tersebut, tidak sesuai dengan fakta dan kita juga menunggu hasil penyidikan dari Pihak Kepolisian Resort Abdya," ungkapnya.

Bagi Syahrul, menangani kasus yang berkaitan dengan perbankan, bukanlah yang pertama kali, sebelumnya Syahrul juga pernah menangani beberapa kasus dengan modus yang hampir sama dengan kasus vina, diantaranya kasus pembobolan Bank di Sabang dengan total nilai kerugian mencapai Rp 9,3 Miliar 2011.

Dalam kasus itu, pelakunya juga karyawan bank yang berprofesi sebagai Customer Service (CS).(*)

Perlancar Belajar Dari Rumah, Seluruh Guru SMPN 4 Percontohan Aceh Tamiang Dibekali Tablet

Kunjungi Imigran Rohingya di Lhokseumawe, Tim Kemenko Polhukam RI Minta TNI-Polri Bantu UNHCR

Begini Kronologis Mantan Napi Asimilasi Covid-19 dan Rekannya Membobol Kedai di Lhokseumawe

Ini Barang Bukti Kasus Pencurian yang Diduga Libatkan Mantan Napi Asimilasi Covid-19

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved