Breaking News:

Pembatalan Proyek Multiyears

PP Gayo Lues Minta DPRA tak Hambat Pembangunan di Wilayah Tengah dan Barat Selatan Aceh

Terkait pembatalan proyek multiyears, DPRA tersebut diminta tidak menghalangi pembangunan di Gayo sebagai wilayah poros tengah Aceh.

hand over dokumen pribadi
Sekretaris MPC PP Galus, Mhd Faisal Syukri 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN – Sekretaris MPC Pemuda Pancasila (PP), Galus, Mhd Faisal Syukri, kepada Serambinews.com, mengatakan, pemerintah Aceh dan anggota DPRA tersebut diminta tidak menghalangi pembangunan di Gayo sebagai wilayah poros tengah dan wilayah barat selatan yang akan membangun peningkatan ruas jalan melalui APBA 2020 sebagai proyek pembangunan tahun jamak (Multiyears).

Mhd Faisal Syukri mengatakan, wilayah tengah dan barat selatan itu juga bagian dari Aceh. Jadi, anggota DPRA, sebagian juga perwakilan dari masyarakat Gayo dan barat selatan Aceh.

Sehingga untuk itu tidak menghambat dan menghalangi pembangunan yang sudah ada itu yang akan dibangun melalui tahun jamak tersebut.

"Seharusnya anggota DPRA dari wilayah atau Dapil wilayah tengah dan barat selatan yang mencakupi beberapa kabupaten/kota di Aceh itu berjuang  dan tidak diam, karena itu kepentingan umum dan masyarakat banyak dalam upaya meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat itu," sebutnya.

Dia mengatakan, ada beberapa paket proyek pembangunan diwilayah tengah dan barat selatan itu dibatalkan dan dihalangi oleh DPRA tersebut seperti paket pembangunan jalan Blangkejeren-Batas Abdya,  jalan Redelong-Samarkilang, jalan Peureulak Lokop-Galud, jalan Aceh Timur-Pining, jalan Galus-Babah Roet dan beberapa paket pembangunan diwilayah barat selatan tersebut.

"Pembangunan ruas jalan tersebut harus dilanjutkan, karena ini merupakan jalur alternatif dan urat nadi yang menghubungkan antara kabupaten bertetangga dari pesisir Aceh ke dataran tinggi Gayo dan barat selatan selama ini," sebutnya.

Wajibkah Orang yang Berkurban Menyaksikan Hewan Kurbannya Disembelih? Simak Penjelasan UAS

Striker Naturalisasi Bali United Ilja Spasojevic Kembali Dipanggil Shin Tae-yong

Dua Jam Nggak Ngapa-ngapain Depan Kamera, Konten YouTube Pria Ini Sudah 200 Ribu Lebih Tayangan

Secara terpisah, tokoh muda dan putra daerah kabupaten Gayo Lues (Galus) sebagai dosen di Universitas Medan Area (UMA) dan USU tersebut, meminta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA)  tidak menghambat dan menghalangi pembangunan ruas jalan di wilayah tengah dan barat selatan tersebut yang akan dibangun melalui APBA 2020 tersebut.

Dosen UMA Sumatera Utara, Adam SE, kepada Serambinews.com,  Jumat (24/7/2020) di Blangkejeren mengaku, cukup prihatin dengan sikap anggota DPRA tersebut yang kesannya menghalangi dan menghambat pembangunan di Aceh itu khususnya di wilayah tengah dan barat selatan di Aceh tersebut.

Bahkan tidak ada rasa kepedulian dan perhatian terhadap wilayah tengah dan dataran tinggi gayo yang selama ini masih terisolir.

Adam sebagai  tokoh muda dari Galus sebagai dosen Pasca Sarjana itu mengatakan,  seharusnya pemerintah Aceh dalam hal ini DPRA memperjuangkan anggaran dan pembangunan yang belum ada dan tertampung  dianggaran itu.

Bukan sebaliknya menghambat dan menghalangi serta menggagalkan proyek pembangunan di Aceh yang sudah ada tersebut.

"Selama ini pemerintah daerah di Galus tersebut sangat peduli dengan kepentingan masyarakat dalam upaya meningkatkan perekonomian itu, sehingga mengorbankan dan merelakan anggaran daerah (Otsus/Migas) kabupaten juga untuk pembangunan ruas jalan dari pesisir ke Galus (Aceh Timur-Galus) dan dari Galus ke Barat Selatan  Abdya, padahal ini semua tanggung jawab pemerintah Aceh selama, tetapi peningkatan ekonomi dan rasa kesatuan serta budaya Aceh  selama ini," sebutnya.(*)

Bertambah Empat Lagi Warga Aceh Positif Covid-19, Totalnya 162 Orang

Kapolda Aceh Jenguk Anggota Polres Langsa yang Lumpuh Ditembak Bandar Sabu 7 Tahun Silam

Tak Bisa Sekolah Gegara Tak Bisa Urus KK, Gadis Ini Kirim Surat Untuk Jokowi: Saya Mau Sekolah Lagi

Penulis: Rasidan
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved