Jumat, 5 Juni 2026

Berita Lhokseumawe

Dramatis! Suami Buta dan Istri Lumpuh Saling Bantu Selamatkan Diri dari Kebakaran Rumah

Abdurrahman (78), kini ia tak bisa melihat lagi karena faktor usia, sementara istrinya Umiyah (65), saat ini sedang tidak bisa berjalan.

Tayang:
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Abdurrahman (78) dan istrinya Umiyah (65) menceritakan pengalaman mereka terselamatkan dari musibah kebakaran rumah miliknya pada Senin (10/8/2020) sekira pukul 10.00 WIB. Dramatisnya, mereka berdua saling tolong menolong karena dalam keadaan sakit. 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sudah jadi hal wajar bagi pasangan suami istri (pasutri) untuk saling menjaga dan mengasihi satu sama lain.

Tapi, cerita pasutri di Lhokseumawe ini sedikit dramatis, karena aksi saling tolong-menolong mereka terjadi di tengah kobaran api yang membakar rumahnya.

Saat itu, pasangan lanjut usia (lansia), Abdurrahman (78) dan istrinya Umiyah (65), tak mengetahui jika rumahnya sudah terjadi kebakaran, Senin (10/8/2020).

Ironisnya, menurut laporan yang didapat Serambinews.com, pemilik rumah yang terbakar itu ternyata keduanya dalam keadaan sakit.

Abdurrahman (78), kini ia tak bisa melihat lagi karena faktor usia, sementara istrinya Umiyah (65), saat ini sedang tidak bisa berjalan.

Viral, Siswa Kritik Soal Belajar Jarak Jauh: Kalau Hanya untuk Pintar, Google Lebih Pintar

Pasca Kadis Ini Meninggal Diduga Covid-19, Petugas Semprot Cairan Disinfektan di Disdukcapil Pidie

Awan Seperti Gelombang Tsunami di Aceh Barat, Tampak Indah Tapi Mengerikan, Ini Penjelasan Ilmiah 

Umiyah mengisahkan ulang kejadian kebakaran tersebut saat disambangi Serambinews.com, Senin (10/8/2020).

Pada awalnya, cerita Umiyah, dirinya seperti mendengar ada suara ketukan di dalam plafon rumahnya.

Lalu, sang suami Abdurrahman meminta istrinya itu mengecek keberadaan asal suara tersebut.

Satu unit rumah milik seorang penjual kelapa di Desa Ulee Jalan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, sekiara pukul 11.00 WIB hangus terbakar.
Satu unit rumah milik seorang penjual kelapa di Desa Ulee Jalan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, sekiara pukul 11.00 WIB hangus terbakar. (Kiriman Ipda Faisal)

Hai aci neukalon siat putra sunyan kram krum that, pu teungoh dipeh seng rumoh (tolong dicari asal suara ribut itu, apa ada orang sedang memaku atap rumah),” ucap Umiyah menirukan permintaan suaminya Abdurrahman dalam bahasa Aceh.

Kemudian, Umiyah mengecek suara dengan cara merangkak karena dirinya tidak bisa berjalan lantaran dalam kondisi sakit.

Ini Perkembangan Persiapan Pembayaran Gaji Ke-13 PNS di Lhokseumawe, Tinggal Tunggu SK Wali Kota

Warga Kompleks Avina 3 Langsa Mulai Bangun Musala, Di Atas Lahan Sumbangan Seorang Hamba Allah

Mendagri: Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah Daerah dalam Menangani Bencana di Wilayahnya

Tak lama kemudian, Umiyah melihat dari dalam salah satu kamar rumahnya yang berukuran kecil dan berlantai kayu itu ada percikan api dari atas plafon.

Sontak dirinya memberitahukan kepada Abdurrahman sang suami yang saat itu sedang berada di kamar mandi.

Spontan saja Abdurahman mengambil air dari sumur, lalu menyiram rumahnya yang terbakar meski saat itu kondisi dirinya tidak bisa melihat.

Melihat aksi sang suami, sang istri mencoba memperingatkan kalau upaya itu akan sia-sia. “Hai ayah, peu neusiram nyan hana mate apui jeuh (untuk apa disiram seperti itu, tidak akan padam apinya),” teriak Umiyah memperingatkan suaminya.

Lalu, Abdurrahman meminta istri berteriak minta tolong guna memanggil bantuan wargaagar keduanya terselamatkan dari kobaran api yang mulai membesar.

Sekda Ingatkan Direktur Rumah Sakit Seluruh Aceh Agar Sediakan Ruang Rawat Pasien Covid-19

Polda Siagakan Polwan di Masjid

68 Desa di Gayo Lues Bersiap Laksanakan Pilkades Serentak, Ini Jadwalnya

Beruntung, tepat di depan rumah pasutri itu ada sebuah warung kecil. Nah dari situ, awalnya keluar seorang warga bernama Safriadi bersama dua rekannya Muktar dan Sofian.

Ketiga warga ini langsung berlarian untuk menyelamatkan Abdurrahman dan Umiyah dari dalam rumah yang mulai dilalap ‘si jago merah’.

“Keduanya kami angkat keluar dari rumah yang saat itu apinya sudah mulai membesar,” papar Safriadi kepada Serambinews.com.

Lalu, lanjut Safriadi, saat dipapah Umiyah memberikan sebuah kunci kamar di mana di dalam kamar tersebut ada tersimpan uang sebesar Rp 30 juta.

“Hai nyoe pat kunci kama, kacok peng siat (ini kunci kamar, tolong selamatkan uang),” pinta Umiyah seperti ditirukan Safriadi.

Tanggapi Laporan Masyarakat, Anggota Dewan Sidak RSUD Simeulue

Polisi Sebar Foto DPO Pencuri Sepeda Motor di Lembah Seulawah

Ceritakan Kisah Hingga Diklaim Positif Covid-19

Tak lama setelah peristiwa kebakaran rumah itu terjadi, warga melaporkan kepada petugas pemadam kebakaran.

Tepat pada pukul 11.00 WIB, 4 unit armada terjun ke lokasi untuk memadamkan api. Warga yang lain pun berdatangan ke lokasi dan membantu petugas kebakaran.

Kini kedua pasangan lansia tersebut menumpang di rumah keluarga atau familinya yang berada di samping rumah mereka.

Tak ada satu pun harta benda yang dapat terselamatkan. Keduanya hanya nanar menatap rumah mereka yang sudah rata dengan tanah.

Untuk kerugian materil yang sudah didata adalah satu unit sepeda motor yang berada di ruang belakang rumah, hangus terbakar. Termasuk uang sebesar Rp 30 juta tak tersisa ikut dilalap ‘si jago merah’.

Rumah Penjual Kelapa di Ulee Jalan Lhokseumawe Hangus Terbakar, Menyedihkan Kedua Pemiliknya Sakit

Keluarga Pasien Covid-19 Teror Dokter

Kodim Aceh Utara Siapkan Bioflog dan Hidroponik untuk Warga Langkahan

Lalu tiga Akte Jual Beli (AJB) dan satu sertifikat tanah ikut hangus terbakar. Selain itu, emas sekitar 5 mayam dan seluruh perabotan yang ada di rumah tersebut juga tak terselamatkan.

Abdurrahman dan Umiyah memliki dua anak perempuan yang juga ikut tinggal bersama. Namun saat kejadian, kedua anaknya itu sedang ke pasar untuk membeli ikan.

Serahkan bantuan
Sementara itu, Waka Polsek Banda Sakti, Ipda Faisal telah mengantarkan bantuan sementara untuk kedua pasangan suami istri itu.

Bantaun tersebut berasal dari Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto SIK, yang dititipkan melalui Waka Polsek Banda Sakti, Ipda Faisal.

Rela Resign Demi Merawat Sang Istri

DEMA UIN Ar-Raniry Dukung MPU Banda Aceh Segera Keluarkan Fatwa Terhadap Game Domino

Penampakan Awan Arcus Bikin Warga Merinding, Bentuknya Mirip Gelombang Tsunami 16 Tahun Silam

Informasi lainnya menyebutkan, pihak desa setempat juga sudah mendata seluruh kerugian materil untuk dapat diteruskan ke BPBD atau Tim Tagana Kota Lhokseumawe.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved