Berita Lhokseumawe
Tim Disdikbud Turun ke Sekolah Evaluasi Protkes Covid-19, PBM Tatap Muka Direncanakan 10 November
Rapat yang berlangsung di Kantor Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Lhokseumawe tersebut telah mengambil sejumlah kesimpulan.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Saifullah
Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Lhokseumawe bersama sejumlah unsur terkait lainnya pada Senin (2/11/2020) tadi, kembali menggelar rapat guna membahas terkait rencana penyelenggaraan proses belajar mengajar (PBM) secara tatap muka.
Rapat yang berlangsung di Kantor Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Lhokseumawe tersebut telah mengambil sejumlah kesimpulan.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama sejumlah unsur terkait telah menggelar rapat pada Rabu (27/8/2020) lalu, membahas rencana pelaksanaan PBM secara tatap muka.
Usai rapat, Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya menyebutkan, pada dasarnya ia setuju adanya sebuah keputusan bersama Pemko Lhokseumawe untuk melaksanakan kegiatan belajar secara tatap muka.
Namun, tegas Wali Kota, ada syarat utama untuk pelaksanaan PBM tatap muka itu, yakni semua sekolah mampu melaksanakan protokol kesehatan (Protkes).
Baca juga: Setelah Dirawat, Kondisi Kesehatan Ustadz Zaid Sudah Membaik, Korban Telah Pulang ke Rumahnya
Baca juga: Anggota Dewan Minta Bupati Aceh Singkil tak Beri Izin Perusahaan Perkebunan, Ini Alasannya
Baca juga: Catat! Masa Sanggah Hasil Kelulusan CPNS Tinggal Sehari, BKPSDM Terima Laporan hingga Besok
“Ini keputusan bersama dan jika ada risiko menjadi tanggung jawab bersama, papar,” Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya kala itu.
Namun begitu, sebelum rencana belajar secara tatap muka itu dilaksanakan, harus dilakukan evaluasi terkait kesiapan sekolah dalam penerapan protokol kesehatan.
Jadi, untuk proses evaluasi, Disdikbud Kota Lhokseumawe langsung membentuk empat tim. Tim itu sudah melakukan evaluasi ke SD dan SMP di Lhokseumawe, sejak Jumat (29/8/2020) hingga Jumat (3/9/2020).
Di mana hasil evaluasi mengungkapkan, bahwa semua sarana dan prasarana sebagaimana yang diatur sesuai dengan protokol kesehatan sudah tersedia.
Langkah selanjutnya, Pemko Lhokseumawe mempersiapkan surat edaran untuk penyelenggaraan PBM secara tatap muka.
Baca juga: Warga Gotong Royong Bongkar Rumah Lianti yang Rusak Ditimpa Pohon Durian
Baca juga: Tokoh Masyarakat Aceh Jaya Minta Pekerjaan Bongkar Muat di Pelabuhan Calang Utamakan Putra Daerah
Baca juga: Pemilik Durian Sumbangkan Pohon Tumbang untuk Bahan Baku Rumah Baru
Namun pada pertengahan September 2020, kembali diambil kesimpulan kalau belajar tatap muka ditunda, mengingat angka Covid-19 di Kota Lhokseumawe terus bertambah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Lhokseumawe, Ibrahim yang dihubungi Serambinews.com, Senin (2/11/2020) sore, mengakui adanya rapat lanjutan membahas PBM secara tatap muka itu.
Ibrahim melanjutkan, dalam rapat itu ada beberapa kesimpulan yang diambil. Di antaranya, akan dilakukan proses evaluasi kembali ke sekokah-sekolah terkait fasilitas yang harus disediakan sesuai protokol kesehatan.
"Jadi, mulai besok, tim akan kembali turun ke sekolah-sekolah untuk proses evaluasi. Kita targetkan, proses evaluasi akan tuntas dalam tiga hari," sebutnya.
Baca juga: Heboh, Kepala Manusia Ditemukan Dalam Karung, Polisi Duga Wanita karena Temukan Sejumlah Bukti Ini
Baca juga: Peduli Lansia Miskin, Pemuda di Tamiang Bentuk Ivsat
Baca juga: VIDEO Boyong Mesin Ice Flake ke Aceh, TA Khalid Juga Berkunjung ke Dayah Bertemu Nelayan dan Petani
Menurut Kadisdik, bila sekolah sudah memenuhi syarat sesuai dengan protokol kesehatan, maka direncanakan pada 10 November 2020, PBM secara tatap muka di Lhokseumawe akan dimulai.(*)