Berita Politik

PKB Usul Ruslan M Daud sebagai Wagub Aceh, Ini Pertimbangannya

Pengusulan tersebut berdasarkan putusan DPP Partai Kebangkitan Bangsa yang mengutamakan calon dari kader sendiri.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
H Irmawan, Ketua DPW PKB Aceh 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Meskipun belum ada pembahasan di tingkat partai pengusung Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah yakni, Partai Demokrat, PNA, PKB, PDA, dan PDIP, terkait figur wakil gubernur Aceh sisa masa jabatan 2017-2022, namun sejumlah partai pengusung mulai mengusulkan calon dari kader partai sendiri.

Seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mengusulkan H Ruslan M Daud sebagai calon wakil gubernur Aceh sisa masa jabatan 2017-2022, untuk mendampingi Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Pengusulan tersebut berdasarkan putusan DPP Partai Kebangkitan Bangsa yang mengutamakan calon dari kader sendiri.

Sebelumnya, Partai Daerah Aceh (PDA)--saat pengusungan pasangan Irwandi-Nova pada Pilkada 2017 masih bernama Partai Damai Aceh-- juga mengusulkan ketua umum partai tersebut, Tgk Muhibbussabri A Wahab sebagai pendamping Nova Iriansyah.

"Sudah ada sinyal dari DPP bahwa PKB mengutamakan kadernya terlebih dahulu dalam pengusulan wakil gubernur Aceh. Yang kita gadang-gadang adalah H Ruslan M Daud sebagai wakil gubernur Aceh," kata Ketua DPW PKB Aceh, H Irmawan, SSos MM kepada Serambinews.com, Minggu (8/11/2020).

Penunjukan Ruslan yang juga anggota Komisi V DPR RI itu, menurut Irmawan, dengan beberapa pertimbangan.

Baca juga: Arab Saudi Lebih Senang Donald Trump Pimpin Periode Kedua

Baca juga: Putra Mahkota Arab Saudi Terdiam, Donald Trump Kalah, Joe Biden Terpilih Sebagai Presiden AS

Baca juga: Tugas Presiden 11 Pekan Lagi, Trump Dapat Lakukan Apa Saja, Bisa Paling Berbahaya Dalam Sejarah AS

Selain Ruslan sudah berpengalaman dalam pemerintahan karena pernah menjadi Bupati Bireuen, juga karena dekat dengan kalangan ulama seperti Abu Mudi, Abu Kuta Krueng, Waled Nu, dan ulama lainnya serta pemerintah pusat.

"Selama ini, dia komunikasinya dengan ulama bagus, di pemerintahan dia sudah berpengalaman karena sudah pernah menjadi bupati, komunikasi dengan pemerintah pusat juga bagus. Itulah pertimbangan kita mendorong Pak Ruslan M Daud untuk mengisi posisi wakil gubernur Aceh," ungkap Irmawan.

Kendati mengunggulkan kader sendiri, politikus asal dataran tinggi Gayo ini juga mengungkapkan, tidak tertutup kemungkinan pihaknya untuk mendukung calon dari partai lain.

"Tapi kita memprioritaskan kader sendiri dulu," tandas Irmawan yang juga anggota DPR RI tersebut.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved