Selasa, 21 April 2026

Kesehatan Mata

Retinoblastoma, Kenali Binarnya untuk Menyelamatkan Jiwa Anak

Retinoblastoma dapat terjadi pada semua mata anak usia di bawah 5 tahun. Faktor genetik memegang peranan sebagai salah satu faktor penyebab.

Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Nasir Nurdin
For Serambinews.com
dr. Eva Imelda M.Ked (Oph), SpM 

SERAMBINEWS.COM

RETINOBLASTOMA merupakan penyakit keganasan yang paling sering terjadi pada mata anak di bawah usia 5 tahun. Angka kejadian Retinoblastoma sangat jarang meliputi 3% keganasan pada anak atau 1:15.000-18.000 kelahiran hidup. Diperkirakan 8.000 anak menderita Retinoblastoma setiap tahun di seluruh dunia. “Penyakit ini perlu mendapat perhatian oleh karena sebagaimana penyakit keganasan lainnya Retinoblastoma menyebabkan kematian,” kata dr. Eva Imelda M.Ked (Oph), SpM dari Divisi Pediatric Ophthalmology Ilmu Kesehatan Mata RSUDZA/FK Unsyiah yang secara khusus mengirimkan tulisannya untuk Serambinews.com.

Retinoblastoma merupakan tumor dengan angka kelangsungan hidup yang tinggi bila penyakit ini dikenal dan diterapi saat awal gejala muncul.

Bila tanda Retinoblastoma dikenal sejak dini dan mendapat penanganan yang sesuai yaitu 6 bulan sejak tanda penyakit muncul maka waktu yang dibutuhkan untuk pengobatan juga tidak berlangsung lama.

Retinoblastoma
Retinoblastoma (Dok. dr. Eva Imelda)

Di negara maju, angka kematian disebabkan Retinoblastoma yaitu 3 hingga 5%. Di negara berkembang termasuk Indonesia angka kematian masih tinggi (40%-70%). Hal ini disebabkan diagnosa dan penanganan yang terlambat sehingga tumor sudah masuk stadium lanjut dan bermetastasis.

Dengan angka kematian yang masih tinggi, hal ini menjadi catatan bagi semua elemen masyarakat untuk memperhatikan dan waspada terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.

Terdapat beberapa penyakit dengan tanda yang mirip Retinoblastoma seperti katarak kongenital, retinopati prematuritas, glaukoma kongenital, penyakit coat, kelainan-kelainan pada retina, kelainan pembentukan kornea, kelainan pembentukan bagian depan bola mata, endoftalmitis dan lain-lain.

Baca juga: Ini Sederet Manfaat Kopi Bagi Kesehatan Tubuh, Membakar Lemak Hingga Cegah Alzheimer

Tanda tersebut yaitu berupa bintik putih di tengah mata hitam. Yang membedakan bintik putih penyakit-penyakit ini dari Retinoblastoma adalah pada Retinolastoma bintik putih di tengah mata hitam  bersinar seperti mata kucing pada satu atau kedua belah mata.

Binar mata anak akan lebih jelas terlihat bila diberi cahaya dari sumber cahaya seperti senter atau saat difoto menggunakan flash.  

Baik bintik putih pada Retinoblastoma maupun pada penyakit-penyakit lain sangat mudah dikenal oleh siapapun. Tanda ini dapat muncul pada anak usia berapapun di bawah 5 tahun.

Selain terdapat bintik putih yang bersinar seperti mata kucing,  anak juga dapat terlihat juling, pandangan tidak fokus, mata merah dan kesakitan.

Baca juga: Selain Enak, Buah Durian Memiliki Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh, Simak Info Ini

Bila kondisi di atas tidak segera  ditangani, sel-sel tumor terus berkembang maka mata anak akan menonjol dan perdarahan pada bola mata  bahkan mungkin sel-sel tumor sudah menyebar ke bagian tubuh yang lain seperti otak dan tulang.   

Retinoblastoma dapat terjadi pada semua mata anak usia di bawah 5 tahun. Faktor genetik memegang peranan sebagai salah satu faktor penyebab (terdapat riwayat keluarga menderita tumor) dan dapat terjadi mutasi (perubahan sel normal menjadi sel yang tidak normal) sel-sel retina mata anak.

Beberapa teori mengemukakan tentang faktor-faktor penyebab terjadinya mutasi sel walaupun belum diketahui secara pasti.

Faktor-faktor seperti riwayat paparan radiasi, paparan bahan kimia seperti pestisida, bahan cat dan logam pada orang tua sebelum dan selama kehamilan dapat meningkatkan risiko mutasi sel.

Beberapa faktor risiko lain yang berkaitan dengan Retinoblastoma adalah usia orang tua yang lebih tua dan infeksi menular seksual selama kehamilan.

Baca juga: Kim Jong Un dan Pejabat Tinggi Korea Utara Dikabarkan Telah Disuntik Vaksin Covid-19 dari China

Mengapa gejala awal Retinoblastoma perlu dikenal sejak dini? 

Hal ini berkaitan dengan tatalaksana Retinoblastoma yang tergantung dari stadium penyakit dan keterlibatan satu atau kedua mata.

Sebagai ilustrasi kasus, pasien A berusia 1, 5 tahun dibawa orang tuanya untuk pemeriksaan mata dengan keluhan pada mata kiri terdapat bintik putih yang bersinar seperti mata kucing dan pandangan tidak fokus sejak 6 bulan yang lalu.

Baca juga: Kisah ABK Selat Malaka yang Segera Kembali, Berawal dari Mati Mesin Hingga Tertangkap di India

Kasus kedua yaitu pasien B berusia 3 tahun dengan keluhan mata kanan menonjol sejak 2 bulan yang lalu dan memiliki riwayat mata bersinar seperti mata kucing lebih kurang sejak 8 bulan lalu.

Penanganan terhadap pasien A memerlukan waktu pengobatan yang relatif singkat dibandingkan penanganan terhadap pasien B yaitu sekitar 1-2 bulan bila tanpa adanya keterlibatan mata sebelahnya.

Sedangkan terhadap pasien B memerlukan  kemoterapi beberapa siklus (biasanya 8x - 12x) sehingga waktu pengobatan lebih lama, bisa mencapai 12 bulan bahkan lebih lama lagi jika memerlukan tambahan kemoterapi.

Baca juga: VIDEO - VIRAL 8 Tahun Sahabatan lalu Sepakat Menikah, Momen Ijab Kabul Berderai Air Mata

Kemungkinan komplikasi penyebaran tumor ke anggota tubuh lain juga lebih besar pada pasien B dibandingkan pasien A saehingga angka kelangsungan hidup pasien B lebih kecil.

Retinoblastoma tidak dapat dicegah. Cara terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan selalu melakukan pemeriksaan mata anak secara rutin terutama pada anak yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat Retinoblastoma dan tumor lainnya.

Semakin cepat terdeteksi dan mendapat penanganan, akan memberikan hasil pengobatan yang lebih baik, efektif dari segi lama pengobatan dan biaya serta meningkatkan angka harapan hidup.

Penting untuk diingat, Retinoblastoma merupakan penyakit yang  ganas tetapi dapat disembuhkan. (Serambinews.com/Nasir Nurdin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved