Kajian Islam

Orang Tua Benci Habaib (Dzurriyah Nabi SAW), Bagaimana Anak Bersikap? Simak Penjelasan Buya Yahya

Bagaimana bila orang tua benci kepada Habaib (Dzurriyah Nabi SAW), sebagai anak, apa yang mesti dilakukan, penjelasan Buya Yahya.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Muhammad Hadi
YOUTUBE/AL-BAHJAH TV
Buya Yahya 

SERAMBINEWS.COM - Bagaimana bila orang tua benci kepada Habaib (Dzurriyah Nabi SAW), sebagai anak, apa yang mesti dilakukan, penjelasan Buya Yahya bisa menjadi salah satu cara bersikap.

Membenci Habaib bukan menjadi hal yang baik bahkan sangat tidak patut dilakukan.

Lalu, salah seorang jamaah bertanya pada Buya Yahya terkait orang tuanya yang benci kepada Habaib.

Mendengar pertanyaan demikian, Buya langsung memberikan tanggapan.

Pertanyaan demikian diunggah pada Instagram resmi bercentang biru @buyayahya_albahjah.

Baca juga: Benarkah Suami atau Istri adalah Orang Lain dan Saudara Lebih Penting, Berikut Jawaban Buya Yahya

Baca juga: Menikah tapi Kurang Ikhlas, Hukum Istri Layani Suami tidak Ikhlas, Berikut Jawaban Buya Yahya

Baca juga: Cara Agar Shalat Lebih Khusyuk dan Merasakan Nikmatnya Ibadah, Coba Lakukan Anjuran Buya Yahya

"Sikap Anak Ketika Orang Tua Membenci Dzurriyah Nabi SAW - Buya Yahya.

Harus jeli dan selektif dalam menggunakan sosial media karena berita yang tersebar di sosial media belum tentu benar.

Crosscheck dulu kebenarannya jangan sampai itu menjadi fitnah.

Akan tetapi jika orang tua sudah termakan akan fitnah tersebut sampai membenci Dzurriyah Nabi shallallahu 'alaihi wa salam, apa yang harus anak lakukan untuk menyadarkannya?," demikian tulis pada postingan.

Pada video Buya memberikan jawaban terkait pertanyaan demikian.

Ada beberapa permasalah di balik pertanyaan ini. 

Yang pertama adalah masalah kurang dikenalkan kita dengan ahli bait, sehingga kita kurang memberikan hak beliau-beliau, hak mahabbah hak perhatian apalagi bersama itu juga beredar di media yang kadang merendahkan sebagian dari habaib. 

Bahkan kadang seolah-olah dinampakkan kalau itu adalah perilaku semua habaib, bahkan fitnah dinisbatkan pada habaib.

Baca juga: Batas Waktu Takbir Idul Adha Hingga Beda Takbir Mursal dan Muqayyad, Simak Penjelasan Buya Yahya

Seolah kejahatan dilakukan habaib padahal tidak, bahkan kalau pun ada yang salah dari habaib adalah hamba Allah.

Kita hanya melihat kesalahannya saja tanpa harus membenci zatnya, karena zatnya telah tersambung dengan Nabi Muhammad SAW.

Ini perlu wawasan mengenai dzuriyyah Nabi SAW dan kami ingatkan kepada ahli iman, mulailah segera tata hati Anda,

jika tiba-tiba dihati Anda ada ketidaknyamanan dengan ahli bait Rasulullah segera benahi sebelum berlarut menjadi kebencian.

Kalau sudah menjadi kebencian, itu Anda membenci siapa, yang Anda benci itu siapa, cucu Baginda Nabi, apakah Anda rela melihat wajah Nabi sedangkan ada kebencian di hati Anda?

Apakah Anda bisa kira-kira, kalaupun ada salah, mereka adalah manusia, tentu kita menganggap mereka sebagai orang yang sangat kita cintai, kalau salah ya kita tegur, seperti kita mencintai anak-anak kita.

Akan tetapi jangan menjadi bahan dibenak kita untuk menjadi bahan menanamkan kebencian kepada hamba Allah yang lainnya.

Hati-hati, yang menebarkan kebencian kepada Ahli Bait Nabi Muhammad SAW, urusan Anda dengan Allah dan Rasulnya.

Baca juga: Bolehkah Nikah Melangkahi Kakak? Simak Penjelasan UAS dan Buya Yahya Berikut

Kami mengingatkan begini, supaya selamat semuanya.

Hati-hati kalau sudah urusan dengan habaib, kalau ditampakkan kekurangannya di hati Anda,

Anda harus tumpangi jangan menjadi benci, tentu ada kesalahan satu dua, manusia tapi tidak boleh dengan kesalahannya itu menjadi senjata setan untuk menancapkan kebencian di hati Anda. 

Baca juga: Kisah Ayah dan Anak Pemulung di Aceh, Sering Alami Penyiksaan dan Dipaksa Jalan, Tetangga Prihatin

Akan tetapi dengan kesalahannya itu pandanglah itu sebagai cucu nabi karena itu cucu nabi Anda semakin sedih.

Lalu semangat Anda untuk menolong mereka lebih besar daripada Anda menolong yang lainnya.

Bukan dengan kebencian, bukan dengan caci maki apalagi menebarkan kebencian agar orang lain membencinya.

Baca juga: Polisi Sita Puluhan Kayu Diduga Hasil Penebangan Liar di Dekat Tamsar 27

Jadi orang tua Anda semoga diampuni, tapi orang yang memberikan informasi kepada orang tua Anda inilah yang dilihat oleh Nabi karena menanamkan kebencian kepada Ahli Bait Nabi Muhammad SAW.

Kemudian selanjutnya, kalau begitu Anda jangan terlalu banyak dulu tentang Ahli Bait pada ayah Anda, Anda diskusi dulu tentang mahabbah kepada Rasulullah SAW saja.

Jadi jangan terus diangkat topik itu, perlahan Anda bicara tentang yang lainnya tentang Mahabbah Rasulullah SAW. 

Baca juga: Shalat Fardhu Sudah Ditunai dalam Pesawat, Apa Perlu Diqadha Lagi Setelah Turun? Ini Kata Buya Yahya

Demikian penjelasan Buya seperti dijelaskan pada video Instagram bawah ini. 

Bisa disimpulkan, membenci Habaib bukan hal yang patut, karena sebut Buya Yahya, para Habaib tersambung dengan Rasulullah SAW. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

Baca juga: Mantan Pacar Hadiri Pernikahan, Pengantin Wanita Menjerit Hingga Pingsan di Atas Pelaminan

Baca juga: BERITA POPULER - Fakta Kisah Ayah dan Anak Pemulung di Banda Aceh Hingga FPI Aceh Siap Menerima HRS

Baca juga: BERITA POPULER – Kapolda Beri Ultimatum, Wanita BAB di Dalam Bus, Reza Laskar FPI Menyusul Sang Ayah

Baca juga: BERITA POPULER – Pemilik Warung Menangis Didatangi Kapolda, Salon Angle Disegel Hingga Divonis Mati

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved