Breaking News:

Berita Aceh Besar

Kedalaman Tanah Amblas di Lamkleng Capai 2 Meter, Bupati ke Lokasi Lagi, Kali Ini Bersama Irmawan

Kedalaman tanah yang amblas ini sudah mencapai 1,5 – 2 meter atau semakin amblas dibanding sebelumnya.

SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali dan Anggota DPR RI dari PKB, Irmawan, melihat lokasi tanah bergerak dan amblas di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Sabtu (16/1/2021). 

"Selama mengungsi di tenda kami merasa kedinginan, nyamuk banyak. Tidur seperti di atas air," kata Fitrina kepada Serambinews.com, Sabtu (16/1/2021).

Oleh karena itu, Fitrina yang merupakan salah satu korban terdampak tanah bergerak di desa itu yang kini mengungsi di tenda dekat rumahnya tersebut berharap adanya bantuan kasur. 

Pasalnya, kata dia, selama di tenda, mereka tidur beralaskan tikar plastik, padahal saat ini sedang musim hujan, sehingga sangat terasa dingin saat hujan. 

Fitrina mengatakan rumahnya itu saat ini terancam amblas karena berada di kawasan tanah bergerak yang kini telah ditarik garis polisi. 

"Bagian bangunan mulai ada yang retak. Bahkan, di bangunan dapur dekat pondasi mulai amblas dan pipa air pembuang kamar mandi patah akibat tanah bergeser," ucapnya.

Dampak tanah bergerak

Seperti diberitakan sebelumnya, 14 KK, warga Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, terancam harus mengungsi ke tenda. 

Pasalnya, rumah mereka berada di lintasan tanah bergerak di pinggiran Krueng Aceh dalam gampong itu yang terjadi Rabu (13/1/2021) pagi akibat hujan deras semalamnya. 

Jarak rumah itu dengan pinggiran Krueng Aceh 150-200 meter.

Rumah mereka sudah retak-retak dan seperti longsor akibat tanah bergerak ini 40 cm hingga satu meter ke bawah.

Halaman
1234
Penulis: Herianto
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved