BERITA POPULER
BERITA POPULER - Mahasiswa Aceh 'Hilang' 15 Tahun Hingga Pria Jual Chip Terancam Hukum Cambuk
berita populer dari kanal NANGGROE dalam sepekan terakhir. Mahasiswa Aceh hilang 15 tahun hingga pria jual chip terancam hukuman cambuk
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, mengatakan, setelah pelaku M memukul korban S menggunakan kayu di bagian leher dan rahang, saat sedang tidur di kamarnya.
Kemudian, pelaku R yang sedang menganiaya korban N menggunakan besi bulat, meminta pelaku M untuk menganiaya korban N.
“Tapi pelaku M malah memperkosa korban N di bawah tempat tidur dengan keadaan mulut sudah berdarah-darah akibat dipukul oleh R. Saat M sedang memperkosa N, pelaku R juga menghatamkan besi bulat yang ia pegang ke kepala S,” ungkap Kapolres.
Baca juga: Pisau Potong Rumput Tebas Kaki Mukhsin, Meninggal Dunia Karena Pendarahan Hebat
Setelah menganiaya korban S dan N, pelaku menyeret tubuh kedua korban dan didorongnya ke bawah kolong tempat tidur.
Baca selengkapnya disini.
2. Kisah Mahasiswa Aceh yang ‘Hilang’ 15 Tahun di Maluku
Mata Syamsiah Ali (69) berkaca-kaca. Nada bicaranya tersendat-sendat ketika menceritakan sosok almarhum sang suami, Muhammad Kasim Arifin. Puluhan tahun mengarungi bahtera rumah tangga dengan Kasim Arifin, Khamsiah merasa sang suami sosok yang punya pendirian kuat. Dia mengenang ketika Kasim sakit dan tak mau makan berhari-hari hingga meninggal dunia tahun 2006.
“Dia tak mau makan. Badannya kurus sekali, hingga kemudian meninggal,” kata Syamsiah seraya mengusap matanya saat diwawancarai Serambi di lokasi pembangunan rumah Kasim Arifin, Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Jumat (19/2/2021) pagi.
Di luar itu, Kasim baginya adalah manusia biasa. Kalaupun ada yang beda, hanya sifat Kasim yang mengutamakan kepentingan orang lain, bahkan dibandingkan kebutuhan keluarga dan dirinya sendiri. Kasim bahkan lupa membangun rumah untuk keluarganya.
“Dia sering becanda sama anak-anak juga. Tak ada yang istimewa. Petuah yang saya ingat, dia selalu bilang kalau berbuat harus ikhlas. Jangan mengharapkan balasan manusia,” kata ibu dari tiga orang anak ini.
Sebagaimana diketahui, Rektor IPB University Prof Dr Arif Satria SP MSi meresmikan pembangunan rumah Kasim Arifin yang ditandai dengam peletakan batu pertama di Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Jumat (19/2/2021).
Baca juga: 6 Ungkapan Ayah Nissa Sabyan soal Isu Perselingkuhan Putrinya, termasuk Penjelasan Panggilan Ummi
Anggaran pembangunan rumah ini merupakan hasil sumbangan para alumni yang digalang sejak sebulan silam. Bukan hanya sekadar rumah, Himpunan Alumni IPB juga berencana mendesains sebuah ruangan sebagai museum mini di rumah yang dibuatnya itu.
Menurut Rektor IPB, museum itu sebagai pusat edukasi, yang bisa menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda. Rektor Arif Satria berharap, lahirnya Kasim Kasim baru, yang bisa menggerakkan pembangunan di Aceh yang masih tertinggal.
Selengkapnya baca disini.
3. Ibu Berpakaian Lusuh tanpa Alas Kaki Hadiri Wisuda Anak, Netizen Terenyuh dan Teteskan Air Mata