Sosok Nurdin Abdullah, Satu-satunya Bupati dan Gubernur yang Bergelar Profesor
KPK dikabarkan menangkap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah pada Sabtu, (27/2/2021) dini hari.
Menanggapi dirinya masih menyandang gelar "Prof", Nurdin Abdullah mengatakan tegas jika dirinya tetap profesor dan akan terus jadi profesor hingga akhir hayat.
Baginya profesor adalah karya dan sampai kapanpun dia akan terus berkarya.
Dalam beberapa surat keputusan (SK) Gubernur Sulsel, tertulis Prof. Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M.Agr.
Pun di beberapa undangan resmi gubernur, tertulis nama Nurdin Abudllah dengan gelar "Prof".
"Sampai sekarang saya Guru Besar Fakultas Kehutanan ( Unhas). Sampai hari ini saya ngajar, saya membimbing, itu soal iri hati saja. Jadi gelar profesor itu harus sampai di liang lahat. Di liang lahad pun kita masih profesor," kata Nurdin Abdullah menanggapi polemik penggunaan gelar profesor bagi birokrat, kepada Risaldi Irawan, jurnalis Tribun Timur, Senin (1/4/2019).
Prof Gubernur
Pada Juli 2008, Nurdin Abdullah menjadi Guru Besar Ilmu Kehutanan Unhas melalui Surat keputusan Mendikbud Bambang Sudibyo.
Dia sudah berhak mengandang gelar profesor, sebulan menjelang pelantikannnya sebagai Bupati Bantaeng.
Meski sudah berhak menyandang gelar profesor, Nurdin Abdullah baru berkesempatan “meresmikan” gelar profesornya menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel tahun 2018, 15 November 2017.
Kala itu, Nurdin Abdullah menyampaikan orasi ilmiah pengukuhan guru besar di lantai 2 ruang senat Rektorat Unhas, Tamalanrea berjudul ’Integrasi Pembangunan Wilayah Hulu dan Hilir Sebagai Strategi Konservasi Tanah dan Air guna Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat'.
Pada momen “peresmian gelar profesor" itu, Nurdin Abdullah sekaligus pamit sebagai dosen setelah mengabdi lebih dua dekade (1986-2008) dan meminta restu kepada dewan senat dan sivitas akademika Unhas untuk ikut kontestasi Pilgub Sulsel 2018.
Sejak itu pula, pelekatan gelar "Prof" di depan nama Nurdin Abdullah sebagai calon gubernur dipersoalkan sejumlah pihak.
Menyoal penggunaan gelar profesor bagi Nurdin Abdullah nyaris beriringan dengan pengusulan gelar profesor bagi Syahrul Yasin Limpo ( SYL) pada penghujung masa pengabdiannya sebagai Gubernur Sulsel dua periode, tahun 2008-2018.
Hingga, Kamis (4/4/2019) hari ini, gelar profesor kepada SYL itu tak kunjung kucur.
Pengusulan pengangkatan profesor kepada SYL itu sudah diusulkan secara resmi Fakultas Hukum Unhas kepada Rektor Unhas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gubernur-sulawesi-selatan-nurdin-abdullah-ditangkap-kpk.jpg)