Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Gubernur Aceh Deklarasikan Pilah Sampah Sebagai Bahan Baku Ekonomi

sejalan dengan perkembangan teknologi, sampah yang awalnya langsung dibuang ke TPA, saat ini justru menjadi barang yang bernilai ekonomis

For Serambinews.com
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyerahkan penghargaan kepada perusahaan peduli lingkungan dalam Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Provinsi Aceh Tahun 2021, di Takengon, Aceh Tengah, Senin (1/3/2021) 

Gubernur Aceh Deklarasikan Pilah Sampah Sebagai Bahan Baku Ekonomi

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, Gubernur Aceh Nova Iriansyah mendeklarasikan Pilah Sampah Sebagai Bahan Baku Ekonomi.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Olahraga dan Seni Aceh Tengah, Senin (1/3/2021) itu turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRA Hendra Budian, perwakilan Forkopimda Aceh, Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar, Wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh A Hanan.

Nova menjelaskan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam upaya mensosialisasikan pemilahan agar potensi ekonomi dari sampah lebih mudah dikelola dan dimanfaatkan.

“Yang tersulit tentu saja sosialisasi pemilahan sampah. Oleh karena itu, tentu butuh upaya masif dan keterlibatan semua pihak dalam sosialisasi pilah sampah ini. Nah, karena 80 persen sampah yang ada berasal dari sampah rumah tangga, maka sosialisasi pilah sampah ini tentu harus menyasar ke rumah-rumah,” ujar Gubernur.

Sementara itu, dalam sambutannya pada puncak acara HPSN, Nova kembali mengingatkan masyarakat dan para hadirin, bahwa HPSN divetuskan pemerintah untuk mengenang peristiwa longsornya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah, pada 21 Februari 2005 di Cimahi - Jawa Barat, yang menimbulkan korban jiwa.

“Peristiwa itu menyadarkan semua pihak betapa sampah telah menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa jika tidak dikelola dengan benar.

Pemerintah Aceh Lanjutkan Perpanjang Kontrak 9.499 Orang Tenaga Kontrak Non-PNS

Dyah Sosialisasi Pencegahan Stunting bagi Pelajar PAUD di Pulo Aceh

HPSN mengingatkan kita bahwa Persoalan sampah harus menjadi perhatian utama yang melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam pengelolaannya.

Pertumbuhan penduduk yang pesat berdampak pada peningkatan jumlah sampah yang dihasilkan. Dari total sampah yang dihasilkan di negeri kita, sampah rumah tangga adalah yang terbanyak jumlahnya,” kata Nova.

Gubernur juga mengingatkan, bahwa sampah merupakan persoalan serius dan multidimensi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga (Jakstranas), sebagai tindaklanjut Pemerintah Aceh telah menerbitkan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 138 Tahun 2018 tentang Jakstrada Provinsi Aceh.

Halaman
1234
Editor: iklan@serambinews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved