Kesehatan

Waduh, Ternyata Kentut Wanita Lebih Bau dari Pria, Kok Bisa? Ahli Ungkap Penyebabnya

Buang angin alias kentut adalah proses pelepasan gas melalui lubang belakang setelah proses pencernaan di dalam perut terjadi.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Mentalfloss.com
Iluitrasi - Penelitian menunjukkan bahwa kentut wanita itu lebih bau daripada pria. 

Sembelit menunjukkan bahwa Anda memiliki penumpukan kotoran atau kotoran, di usus besar.

Jika Anda tidak bisa buang air besar secara teratur, hal itu dapat menyebabkan bakteri dan bau berkembang.

Hasil akhirnya tidak lain adalah gas kotor dan terkadang menimbulkan rasa sakit.

Baca juga: Hanya Berbahan Dasar Tomat, Ini 10 Masker Wajah untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit yang Luar Biasa

Mengonsumsi obat sembelit yang dijual bebas di apotek bisa menjadi solusi sederhana untuk mengatasi masalah ini.

5. Penumpukan bakteri

Ketika tubuh Anda menyerap makanan, ia mengambil nutrisi dan mengirimkannya ke aliran darah.

Limbahnya kemudian dikirim ke usus besar.

Gangguan proses pencernaan dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri yang berlebihan.

Beberapa bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi di usus dan saluran pencernaan.

Baca juga: Demi Konten, Remaja Ini Rela Nyelam dan Berkumur Pakai Air Septic Tank, Dibilang Minum Jus Jeruk

Ini dapat menyebabkan volume gas yang lebih tinggi dari biasanya dan menimbulkan bau yang kuat.

Orang dengan infeksi saluran pencernaan juga sering mengalami sakit perut dan diare.

Anda bisa mengunjungi dokter untuk menentukan apakah Anda memiliki infeksi bakteri.

Kemungkinan Anda akan diberikan antibiotik untuk membersihkan infeksi dan menyembuhkan sakit perut.

Pentingnya kentut

Dilansir dari How Stuff Works, ketika gas keluar sebelum mencapai usus besar, ia akan keluar melalui mulut atau sering disebut dengan sendawa.

Karena bersendawa tidak mengumpulkan banyak gas yang menyengat, maka tidak berbau.

Sebaliknya, kentut mengumpulkan semua gas dan meninggalkan tubuh melalui lubang belakang.

Gas yang keluar ini biasanya berbau tidak sedap.

Baca juga: Awas! 11 Makanan Bikin Perut Kembung, Hindari Kalau Tak Ingin Sering-sering Kentut

Anda dapat mengurangi frekuensi kentut berbau dengan menghindari makanan tertentu.

Terlepas dari efek kentut yang tidak menyenangkan tersebut, ada sesuatu yang bermanfaat bagi kesehatan.

Apabila hidrogen sulfida, salah satu gas yang berkontribusi terhadap kentut ini dikeluarkan, sel-sel dalam tubuh bisa terhindarkan dari masalah kesehatan serius termasuk kanker, demensia, dan kardiovaskular.

Gas hidrogen sulfide yang keluar bersamaan dengan kentut ternyata memiliki peran penting dalam melancarkan peredaran darah di dalam tubuh.

Baca juga: VIDEO - Viral, Seorang Guru Dimarahi Perangkat Desa karena Posting Jalan Rusak

Hal ini karena sifat zat hidrogen sulfida yang dapat membantu melonggarkan jaringan pembuluh darah dan juga meningkatkan kelenturan dari pembuluh darah vena dan arteri. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Baca Juga Lainnya:

Baca juga: Pakai Aplikasi MyHeritage, Pengguna TikTok Ini ‘Bangunkan’ Firaun, Begini Wujud & Tatapan Matanya

Baca juga: Demi Konten, Remaja Ini Rela Nyelam dan Berkumur Pakai Air Septic Tank, Dibilang Minum Jus Jeruk

Baca juga: 7 Fakta Pembunuhan Berantai di Bogor, Siswi SMA dan Janda Muda Dihabisi, Pelaku Pilih Wanita Muda

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved