Breaking News:

Berita Pidie

Kisah Gadis 14 Tahun di Pidie Layani Puluhan Pria Tanpa Dibayar, Pernah Dinikahkan Lalu Diceraikan

Sementara lelaki di bawah umur yang juga berzina dengan korban sudah menjalani proses hukuman cambuk 100 kali.

Penulis: Faisal Zamzami
Editor: Faisal Zamzami
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Pencabulan 

Terlebih gadis tersebut merasa tertekan di rumah lantaran ibu dan ayah tirinya yang berprofesi penjual sayur bertengkar hampir tiap hari.

Hingga akhirnya gadis 14 tahun itu tak betah tinggal di rumah dan mencari ketenanganan di luar.

Namun, saat menemui rekan sebayanya yang laki-laki di luar rumah, ternyata tidak menggiring gadis itu ke perbuatan positif.

Teman laki-laki itu justru mengajak remaja di bawah umur tersebut hubungan badan.

Setelah kejadian itu, gadis tersebut kerap melakukan perbuatan keji tersebut.

Bahkan dia tak sungkan lagi berhubungan zina dengan lelaki di bawah umur maupun lelaki dewasa.

Fakta-fakta memilukan tersebut terungkap di dalam persidangan Mahkamah Syar'iyah Sigli, Kabupaten Pidie.

Baca juga: Kabur ke Luar Daerah, Polres Langsa Buru Satu Tersangka Pencabulan Anak

Baca juga: Para Tersangka Pencabulan Anak Bawah Umur di Langsa Terancam 200 Bulan Penjara, 1 Lagi Masih Diburu

Wakil Ketua Mahkamah Syar'iyah Sigli, Fauziati kepada Serambinew.com, Sabtu (10/4/2021), mengatakan, sesuai fakta di persidangan dan didukung informasi dari Dinas Sosial Pidie dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pidie, menguak cerita miris.

Diketahui gadis 14 tahun itu sempat dipergoki warga sehingga dinikahkan melalui kadhi liar di salah satu gampong di Pidie.

Sang lelaki kemudian menceraikan gadis itu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved