Berita Lhokseumawe
Ini Harapan Janda Mariana, Korban Kebakaran Rumah di Batuphat Timur Lhokseumawe
Rumah konstruksi semipermanen yang dia tempati bersama seorang anaknya, ludes terbakar.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Saifullah
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE – Sebanyak 12 kepala keluarga (KK) atau 42 jiwa yang menjadi korban kebakaran di Dusun B, Desa Batuphat Timur, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, sampai dengan Minggu (25/4/2021), masih mengungsi.
Dari 12 KK yang menjadi korban kebakaran rumah tersebut, salah satunya adalah seorang janda bernama Mariana (41).
Rumah konstruksi semipermanen yang dia tempati bersama seorang anaknya, ludes terbakar.
Tidak ada harta benda di dalam rumah yang bisa diselamatkan.
Sehinggga untuk sementara ini, Mariana tinggal di sebuah bangunan konstruksi kayu milik tetangganya.
Baca juga: Satgas Covid-19 Imbau Pengurus Masjid dan Meunasah Terapkan Protkes pada Jamaah
Baca juga: Innalillah! 53 Kru KRI Nanggala-402 Dinyatakan Telah Gugur, Panglima TNI Tercekat Umumkan Kabar Duka
Baca juga: Aceh Festival Ramadhan 1442 Hijriah Siap Digelar, dengan Hybrid dan Prokes
"Tidak tahu harus tinggal ke mana lagi. Sehingga saya sangat mengharapkan agar pemerintah atau pihak dermawan lainnya bisa segera membantu kami,” ucap Mariana lirih.
‘Sehingga kami bisa secepatnya tinggal di tempat layak huni. Apalagi ini bulan Ramadhan," harapnya kala ditemui kembali oleh Serambinews.com, Minggu (25/4/2021) siang.
Sebagaimana diketahui, usai Shalat Tarawih berjamaah pada Jumat (23/4/2021) malam, warga Kota Lhokseumawe dihebohkan dengan peristiwa kebakaran besar.
Kebakaran terjadi di Desa Batuphat Timur Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe. Informasi kebakaran itu terjadi sekira pukul 22.40 WIB.
Informasi kebakaran menyebar cepat secara luas melalui jejaring sosial media yang menunjukkan gambaran kobaran api yang berkobar besar sedang melahap belasan unit rumah di Batuphat Timur.
Baca juga: 21 Pelajar Jadi Korban Kebakaran di Batuphat Timur, Bantuan Peralatan Sekolah Masih Nihil
Baca juga: Airlangga Hartarto Sebut 2021 Tahun Terpenting Pemulihan Covid-19 Sekaligus Perekonomian Indonesia
Baca juga: Babinsa Pantau Harga Sembako di Kecamatan Meuraxa
Adapun kronologis kejadian, pada Jumat (23/4/2021) sekira pukul 22.00 WIB, api diduga berasal dari rumah Mariana Yakob (48), yang diakibatkan korsleting listrik.
Api pertama dilihat oleh tetanganya M Nur dan langsung memanggil Mariana yang saat itu berada di warung berjualan kopi.
Kemudian Mariana langsung menuju depan rumah dan mematikan breker depan rumah.
Pada saat hendak membuka pintu rumah, api sudah membesar dan dirinya tidak bisa masuk ke dalam rumah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mariana-korban-kebakaran.jpg)