Breaking News:

Berita Pidie Jaya

Anggota DPRK Duga 30% Penerima Santunan Ramadhan tak Tepat Sasaran, BMK: Prioritas Janda Miskin

"Berdasarkan penelusuran kami, ada sekitar 30 persen bantuan diterima dari kalangan KK yang tergolong mampu," ujarnya.

Penulis: Idris Ismail
Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Anggota DPRK Pijay, Nazaruddin Ismail SPdI 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya (Pijay), Nazaruddin Ismail, SPdI mendesak penyaluran santunan Ramadhan dari Baitul Mal Aceh (BMA) untuk 406 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 222 gampong dalam delapan kecamatan agar lebih tepat sasaran dan proposional.

"Bantuan Ramadhan dengan jumlah Rp 1 juta/KK untuk 406 penerima atau Rp 406 juta untuk kuota Pijay yang diberikan oleh BMA ini, kita minta penyalurannya tepat sasaran,” ujar Nazaruddin.

“Sebab itu, pendataan yang dilakukan Baitul Mal Kabupaten (BMK) mustilah tepat sasaran dengan benar-benar proposional, bebas dari unsur nepotisme atau kekeluargaan,"sebut Nazaruddin Ismail atau lebih kerap disapa Ustaz Am kepada Serambinews.com, Selasa (27/4/2021).

Menurutnya, kepercayaan dan amanah besar yang diberikan oleh BMA kepada BMK itu jangan pernah disalahgunakan dengan menyalurkan ke penerima yang samar-samar atau meragukan,

Sehingga menyebabkan reputasi BMK menjadi catatan miring publik. Karenanya dengan pendataan yang transparan maka akan menjadikan kepercayaan kepada lembanga yang mengelola dana umat ini lebih kredibel.

Baca juga: UAS Ajak Masyarakat Patungan Beli Kapal Selam Gantikan KRI Nanggala 402, Ustad Yusuf Mansur Dukung

Baca juga: Sang Operator Senjata KRI Nanggala Itu Pergi Saat Istri Baru Dinikahinya Selalu Menantinya Pulang

Baca juga: Besok THR PNS 2021 Cair, Ini Besaran Berdasarkan Golongan I sampai IV

“Pada intinya, sangat diharapkan dana bantuan untuk menyahuti kebutuhan selama Ramadhan ini bagi warga fakir. Ini kiranya dapat tersahuti secara merata sesuai dengan syarat dan ketetntuan yang telah ditetapkan oleh pihak BMA,” papar dia.  

"Berdasarkan penelusuran kami, ada sekitar 30 persen bantuan diterima dari kalangan KK yang tergolong mampu. Maka ini musti dilakukan kajian atau diverifikasi kembali sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala BMK Pijay, Tgk H Marzuki HM Ali SH bersama Kepala Sekretariat, Akmal MPd kepada Serambinews.com, Selasa (27/4/2021), menjelaskan, pendataan 406 penerima santunan Ramadhan telah sesuai dengan aturan.

Ia menerangkan, pendataan dilakukan oleh kordinator tingkat kecamatan dengan mengedepankan persyaratan yang telah dtentukan BMA.

“Terutama kalangan keluarga berstatus sosial sangat miskin. malah sangat diwanti-wanti agar tidak pernah mengandung unsur keluarga atau kerabat,” terang Marzuki.

Baca juga: Pemko Banda Aceh Kembali Gelar Pasar Murah, Catat Jadwal, Lokasi dan Harga Subsidi

Baca juga: HAMAS Jogokariyan Galang Dana Dukung Pengadaan Kapal Selam Baru Pengganti KRI Nanggala-402

Baca juga: Update Hari Ini, Ada Delapan Pasien Terpapar Covid-19 Dirawat di RSUCM Aceh Utara, Ini Asal Mereka

"Penerima diprioritaskan  terutama bagi janda, baik yang memiliki tanggungan maupun tidak. Lalu kepada KK yang gagal diberikan bantuan rumah karena pandemi Covid-19, serta warga benar-benar fakir dan  miskin berdasarkan surat keterangan keuchik," jelas Marzuki.

Kepala Baitul Mal Pijay ini melanjutkan, data penerima mamfaat ini telah sesuai dengan asas keadilan yaitu mengacu pada pertimbangan persentase  luas wilayah dan penduduk masing-masing kecamatan.

"Semua data penerima manfaat sebelum dikirim ke BMA telah melalui prosedur rapat pleno dan kami nyakin itu telah sesuai ketentuan dan syarat yang ditetapkan okeh BMA sebagaimana kemampuan dan keterbatasan kami," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved