Breaking News:

Berita Aceh Utara

Kasus Gadis Dirudapaksa Hingga Pendarahan, Ayah Korban Tahu Setelah Dengar Suara Rintihan Kesakitan 

Dugaan pemerkosaan diketahui sebab ayah korban mendengar suara anaknya merintih kesakitan di belakang rumah,” ujar Kapolsek Langkahan. 

Penulis: Jafaruddin
Editor: Saifullah
KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Ilustrasi pemerkosaan 

“Kini korban telah dirujuk ke RSU Cut Meutia Aceh Utara. Saat ini, korban masih dirawat dan belum bisa dimintai keterangan,” pungkas Kapolsek Langkahan.

Baca juga: Penanganan Covid-19, Wabup Dailami ikut Rakor dengan Pemerintah Pusat

Baca juga: Perempuan Pengirim Sate Beracun Pakai Nama Fiktif, Sianida Dibeli Online, Polisi Masih Dalami Kasus

Baca juga: Rumah Terbakar, Satu Keluarga Miskin di Lhokseumawe Tinggal di Tenda Darurat

Sebelumnya diberitakan, personel Polres Aceh Utara kini sedang menyelidiki kasus rudapaksa terhadap seorang gadis Aceh Utara berinisial SR (19), hingga mengalami pendarahan hebat. 

Gadis di Aceh Utara itu dirudapaksa di belakang rumahnya pada Sabtu (1/5/2021) sekira pukul 22.00 WIB.

Ironisnya, sang gadis belia ini digagahi oleh seorang pria yang baru dikenalnya melalui handphone dengan bantuan obat kuat.

Akibat kejadian tersebut, gadis berinisial SR (19), mengalami pendarahan hebat, sehingga harus mendapat perawatan medis di RS kawasan Lhokseumawe. 

Berdasarkan laporan yang disampaikan ayah korban, hal itu dilakukan pria berinisial Z di kebun tebu persis di belakang rumah sang gadis. 

Baca juga: Mahasiswa & Puluhan Warga Aceh Utara Sengaja ke Banda Aceh untuk Demo PEMA, Ternyata Tuntut Hal Ini

Baca juga: Siapa yang Membayar Zakat Fitrah Anak di Rantau karena Tak Bisa Mudik? Simak Penjelasan Buya Yahya

Baca juga: Golkar Aceh Bagi-bagi Takjil ke Warga da Yatim Piatu, TM Nurlif: Ini Bukan untuk Mencari Muka

Ternyata korban baru berkenalan dengan pelaku sekitar sepekan yang lalu, lewat handphone.

Ekses ganasnya perbuatan pelaku membuat korban menderita pendarahan parah hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. 

Sedangkan pelaku setelah kejadian tersebut langsung melarikan diri dan sampai sekarang belum diketahui keberadaannya.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto, melalui Kapolsek Langkahan, Iptu Erwinsyah Putra kepada Serambinews.com, Senin (3/5/2021), menyebutkan, setelah mendapat laporan peristiwa itu, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved