Breaking News:

Opini

Perlunya Polisi Memahami Masyarakat

Serambi kemudian memberitakan kunjungan itu dengan judul "Kapolda Aceh Minta Anggotanya Terapkan Pendekatan Humanis dengan Masyarakat

Editor: bakri
Perlunya Polisi Memahami Masyarakat
Saifuddin Bantasyam,  Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Steven Vago (1988) membagi masyarakat ke dalam dua konsepsi ideal masyarakat dalam kaitannya dengan bagaimana hukum itu (berlaku) di dalam masyarakat tersebut. Konsepsi ideal yang pertama disebut dengan the integration-consensus (TIC), dan kedua dinamakan dengan the conflict-coercion perspective (TC-CP). Konsepsi TIC, melihat masyarakat sebagai suatu kelompok yang memiliki integrasi, dengan sistem yang stabil dan hidup serta berkembang atas dasar konsensus terhadap nilai-nilai tertentu.

Model masyarakat konsensus ini menekankan kepada pentingnya kerja sama, kohesi sosial, solidaritas, dan stabilitas. Mereka menyadari kehadiran berbagai kelompok atau bahkan kelas masyarakat dengan berbagai konflik kepentingan, tetapi mereka tetap bisa menjaga kesatuan dan keharmonisan di dalam masyarakat tersebut.

Mereka memandang hukum sebagai kerangka kerja yang netral yang berfungsi untuk menjaga integrasi masyarakat dan hukum itu ada untuk melayani berbagai kepentingan di dalam masyarakat. Konsensus

adalah kata kunci utama di dalam masyarakat ini. Sedangkan dalam TC-CP masyarakat terdiri atas individu-individu serta kelompok-kelompok dengan kepentingan yang beraneka ragam dan saling berkonflik. Warga masyarakatnya lebih menonjol sebagai individu dengan sikap egois masing-masing dalam mengejar tujuan mereka.

Dalam TC-CP, seperti disebut oleh Achmad Ali dan Wiwie Heryani (2012), hukum dibentuk dari nilai-nilai dan tindakan-tindakan berbagai kelompok dengan memakai kekuatan ekonomi, sosial, dan politik yang digunakan sebagai mekanisme paksaan. Hukum juga

dipandang sebagai "a weapon in social conflict" (senjata dalam konflik sosial) dan sebagai instrumen penekan yang digunakan oleh "the rulling class" untuk kepentingan mereka. Hukum melindungi harta benda kelompok elite dan juga sebagai penekan terhadap ancaman-ancaman politik terhadap mereka.

Perspektif tersebut memandang konflik sosial sebagai sesuatu yang bersifat intrinsik dalam interaksi antara individu dan kelompok. Kebutuhan untuk mempertahankan stabilitas di dalam masyarakat memerlukan bujukan dan paksaan dan hukum digunakan sebagai suatu alat pemaksa dan penekan. Pembedaan yang terlalu keras antara model masyarakat konsensus dan model konflik tidak terlalu realistis dalam era saat ini. Hal yang ideal dan jauh lebih realistis adalah melihat perpaduan dari kedua model masyarakat tersebut. Namun, sekali lagi, mempelajari masyarakat itu tetap sesuatu yang penting dan perlu.

Kadang kala kita menemukan masyarakat yang mudah sekali diajak untuk bekerja sama, mau berlaku tertib, dan menekankan kepada musyawarah dalam menyelesaikan masalah-masalah dengan karakter masalah tertentu. Masyarakat yang demikian tentu mempermudah kerja-kerja polisi dalam menegakkan hukum dan ketertiban.

Namun, dalam rangkaian usaha mengenali masyarakat itu, mungkin polisi juga akan menemukan individu atau masyarakat yang yang tertutup, tidak bersikap kooperatif, hidup dalam kondisi saling curiga antarsesama, dan juga curiga kepada institusi pemerintahan.

Mereka mungkin juga menggunakan kekerasan sebagai cara menyelesaikan masalah. Dengan masyarakat yang demikian, polisi tentu butuh strategi yang tepat dalam menegakkan hukum dan ketertiban. Di atas semua itu, mengenali masyarakat akan menumbuhkan saling percaya yang kuat antara lembaga kepolisian dan komunitas dalam menjaga keamanan publik dan perpolisian yang efektif.

Petugas polisi mengandalkan kerja sama warga masyarakat untuk memberikan informasi tentang kejahatan di lingkungan mereka dan untuk bekerja dengan polisi untuk menemukan solusi untuk masalah-masalah sosial kemasyarakatan yang dari hari ke hari semakin tinggi kompleksitasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved