Pojok Humam Hamid

Penyakit Akar Busuk Negara dan Tragedi Hari Ini

Yang paling mendesak, oligarki yang telah melakukan kesalahan berjilid-jilid harus ditindak tanpa pandang bulu. 

Editor: Zaenal
YouTube Serambinews
Prof. Dr. Ahmad Humam Hamid, MA, Sosiolog/Guru Besar Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. 

Oleh Ahmad Humam Hamid*) 

SEPERTI pohon karet yang tampak kokoh dari kejauhan, negara ini masih berdiri tegak dalam rupa. 

Ada gedung-gedung kementerian yang menjulang, ada bendera yang dikibarkan saban pagi hari, ada anggaran yang disahkan tiap tahun. 

Namun, di kedalaman tanah yang tak tampak oleh mata, akarnya tengah dilahap oleh penyakit mematikan,  jamur akar putih-“rigodoporus microporus” 

Ini bukan penyakit biasa. 

Ia tidak menyerang daun terlebih dahulu, tidak memperlihatkan gejala pada batang. 

Ia bekerja diam-diam, tapi pasti--dari dalam, dari akar, dari titik paling vital kehidupan.

Jamur akar putih menyerang pelan. 

Ia menyusup lewat luka kecil pada akar, membangun koloni dalam senyap, dan menyebar ke seluruh jaringan kehidupan pohon. 

Pada awalnya tak terlihat, tapi begitu batang menguning dan daun mulai layu, saat itulah segalanya sudah terlambat. 

Pohon itu mati berdiri.

Begitu pula negara ini. 

Ia terlihat tegak, namun sekarat dari dalam.

Gejalanya bukan lagi samar. 

Kita menyaksikan demonstrasi yang meluas, kemarahan publik yang meledak. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved