Senin, 4 Mei 2026

Berita Nasional

Video Presiden Jokowi Promosikan Kuliner Khas Kalbar Viral, Mendag Justru Minta Maaf, Mengapa?

Hingga Sabtu sore, tagar #Bipang masih menjadi trending topic di media sosial Twitter dengan lebih dari 41.000 twit dari warganet.

Tayang:
Editor: Saifullah
ist
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Nama kuliner khas Kalimantan Barat atau Kalbar, bipang ambawang, namanya tiba-tibaz melambung dan menjadi trending topic di Twitter, Sabtu (8/5/2021). 

Penyebabnya tak lain adalah pidato ajakan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar masyarakat berbelanja kuliner secara online di Hari Bangga Buatan Indonesia (BBI). 

Pidato Presiden Jokowi  tersebut diunggah dalam video YouTube Kementerian Perdagangan RI, 5 Mei 2021 lalu. 

Seperti diketahui, bipang ambawang merupakan kuliner babi panggang khas Kalimantan Barat.

Berawal dari pidato itu, topik mengenai bipang ramai diperbincangkan warganet, bahkan hingga menduduki top trending topic Twitter.

Baca juga: Pakai 5 Bahan Alami Ini untuk Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya, Begini Cara Pemakaiannya 

Baca juga: Hari Ketiga Larangan Mudik, Aceh Tamiang Putar Balik Hampir 300 Unit Kendaraan

Baca juga: Selama Larangan Mudik, Jumlah Pemudik di Pelabuhan Penyeberangan Labuhanhaji Menurun Drastis 

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, potongan pidato Jokowi tersebut berasal dari video yang diunggah di akun YouTube Kementerian Perdagangan pada 5 Mei 2021 bertajuk "05.05 hari Bangga Buatan Indonesia".

"Sebentar lagi Lebaran. Namun karena masih dalam suasana pandemi, pemerintah melarang mudik untuk keselamatan kita bersama. Nah, Bapak, Ibu, Saudara-saudara, yang rindu kuliner daerah atau mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online," kata Jokowi dalam video yang beredar di linimasa, Sabtu (8/5/2021).

"Yang rindu makan gudeg Yogya, bandeng Semarang, siomay Bandung, pempek Palembang, Bipang Ambawang dari Kalimantan, dan lain-lainnya, tinggal pesan dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," lanjut Jokowi.

Hingga Sabtu sore, tagar #Bipang masih menjadi trending topic di media sosial Twitter dengan lebih dari 41.000 twit dari warganet.

Tak pelak, video tersebut menjadi riuh di media sosial dan dikomentari banyak warganet.

Baca juga: 5 Tips Mudah dan Alami Mengecilkan Pipi Tembem

Baca juga: Lemka bersama PLN Aceh bagikan 5000 Paket Sembako

Baca juga: Lemka bersama PLN Aceh bagikan 5000 Paket Sembako

Bahkan, ada warganet yang menilai makanan bipang ambawang tak semestinya menjadi oleh-oleh Lebaran karena dalam agama Islam, babi merupakan makanan haram.

Menyikapi hal ini, Menteri Perdagangan atau Mendag Muhammad Lutfi angkat bicara terkait video Presiden Jokowi yang viral tersebut.

Menurut Lutfi, masyarakat harus melihat konteks pernyataan Kepala Negara dalam video yang mempromosikan kuliner Bipang Ambawang tersebut secara keseluruhan.

Pasalnya, Presiden Jokowi mengungkapkan hal tersebut dengan tujuan yang sangat mulia.

"Pernyataan Bapak Presiden ada dalam video yang mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai dan membeli produk lokal,” jelas Mendag.

Baca juga: Beredar Surat Mosi Tidak Percaya Dokter dan Komdik Soal Dana Insentif Covid-19

Baca juga: Ini Besaran Zakat Fitrah di Kota Lhokseumawe dan Berikut Bacaan Doanya

Baca juga: Telkomsel Bagikan 50 Smartphone 4G untuk Pemenang Program MBJJ Pelajar Wilayah Sumatera

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved