Breaking News:

Kupi Beungoh

Kembalikan Orientasi dan Pelaksanaan Kurikulum Pendidikan Islam ke Khittahnya

Selama Islam itu masih Islam yang dibawa Rasulullah saw. dengan Alquran dan Sunnah sebagai pedoman hidup, maka itu pedoman kurikulum bagi muslim

Editor: Amirullah
IST
Ainal Mardhiah, S.Ag, M.Ag, Dosen Tetap Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Ar Raniry Banda Aceh. 

Maka kurikulum yang dilaksanakan harus mendukung kedua orientasi tersebut.

Baca juga: Inilah Senjata yang Dipakai KKB Papua, Sudah Terkenal di Perang Dunia Kedua dan Perang Vietnam

1. Orientasi mencari Kebahagian akhirat.

“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku (saja)” (QS. Adz-Dzaariyaat: 56)

Karena tujuan hidup seorang muslim adalah untuk beribadah kepada Allah SWT, maka kurikulum utama yang harus kita ajarkan pada anak kita atau siswa atau mahasiswa kita adalah tentang bagaimana agar dapat mengisi hidup dari bangun tidur hingga tidur kembali, bernilai ibadah dihadapan oleh Allah SWT, baik dalam fakta, konsep, prosedur dan contoh contohnya.

Sehingga mereka dan kira dapat menjiwai atau termotivasi untuk melaksanakannya, sesuai dengan aturan aturan yang telah ditetapkan dalam al-Quran dan As Sunnah.

Maka bagian utama dari kurikulum ini yang harus diajarkan kepada setiap Muslim, baik di sekolah umum atau madrasah, tidak boleh diubah sampai akhir zaman.

Dengan demikian isi kurikulum pendidikan bagi seorang muslim adalah tentang al-Quran dan tentang Sunnah Nabi serta segala ilmu yang berkaitan dengannya.

Atau segala ilmu yang ada di dalamnya yang dituangkan dalam bentuk mata kulìah atau mata pelajaran seperti: Bahasa Arab, Tajwid, Fiqh, Tahfidz al-Quran, menghafal hadits, Ulumul Quran, Ulumul Hadits, Tafsir al Quran, Tafsir Hadits, nahwu saraf, Fiqih, aqidah akhlak, praktek ibadah, kitab kuning, sejarah kebudayaan Islam.

Lalu dalam pelaksanaannya disesuaikan dengan tingkat umur, perkembangan anak, dan jenjang pendidikan.
Menurut saya, ini kurikulum yang wajib diterima oleh seorang anak muslim, agar setiap muslim yang disebut sebagai khalifah (pengganti), yang dituntut bisa mewariskan Islam, dan meneruskan dakwah Islam sampai akhir zaman.

Baca juga: Mohammad Deif, Panglima Perang Hamas Berjuluk Kucing 9 Nyawa, Selalu Lolos dari Upaya Pembunuhan

2. Mencari kebahagiaan di dunia

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved