Breaking News:

Kajian Islam

Ustaz Abdul Somad Ditanya: Haruskan Makmum Membaca Al-Fatihah Lagi Setelah Imam Membacanya?

Lalu, bagaimana jikalau imam sudah membaca Al-Fatihah, haruskah makmum membacanya lagi? berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad (UAS).

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Zaenal
Instagram @ustadzabdulsomad_official
Ustaz Abdul Somad Ditanya: Haruskan Makmum Membaca Al-Fatihah Lagi Setelah Imam Membacanya? 

SERAMBINEWS.COM – Ustaz Abdul Somad (UAS) ditanya oleh seorang jemaah mengenai bacaan Al-Fatihah di dalam Shalat.

Ketika seseorang menjadi makmum di dalam shalat dan Imam mengeraskan bacaan Al-fatihahnya

Haruskah makmum membacanya lagi setelah imam seselai membaca Al-Fatihah?

Membaca Fatihatul-Kitab atau Al-Fatihah merupakan hal yang wajib dilakukan ketika shalat.

Baik sendiri maupun berjamaah dengan jahr atau sirr.

Baca juga: Saat Mengerjakan Shalat Sunnah, Haruskah Berpindah dari Tempat Shalat Fardhu? Begini Penjelasan UAS

Baca juga: Jika Seseorang Meninggal Masih Punya Utang Puasa, Bagaimana? Ini Penjelasan UAS Soal Melunasinya

Hal itu sebagaimana Hadist Nabi SAW:

عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَامِتِ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لاَ صَلَاةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ [رَوَاهُ البُخَارِي]

Artinya: dari ‘Ubadah bin Shamit (diriwayatkan), Rasulullah saw bersabda, tidak sah shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul-Kitab (al-Fatihah) [HR Bukhari No. 723].

Imam Syafi’i dan sebagian ulama berpendapat bahwa bacaan Al-Fatihah wajib dilakukan pada setiap rakaat dalam shalat.

Lalu, bagaimana jikalau imam sudah membaca Al-Fatihah dengan suara yang dikeraskan, haruskah makmum membacanya lagi?

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved