Berita Kutaraja
Kasus Covid-19 Meningkat di Banda Aceh, Ketua DPRK Minta Migrasi Nasabah BSI Ditunda Sementara
Hal ini untuk mencegah dan menghindari terjadinya penularan Covid-19 secara massif.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Seiring dengan kembali meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Banda Aceh dan statusnya kembali menjadi zona merah, Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar meminta agar manajemen PT Bank Syariah Indonesia (BSI) menunda sementara proses migrasi rekening nasabah.
Hal ini untuk mencegah dan menghindari terjadinya penularan Covid-19 secara massif.
Permintaan itu juga berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nomor 360/044/2021 perihal penundaan sementara segala bentuk aktivitas yang menimbulkan kerumunan di wilayah Kota Banda Aceh.
Aktivitas tersebut dapat dilaksanakan kembali apabila Banda Aceh sudah keluar dari zona merah.
Farid mengatakan, migrasi rekening nasabah sangat penting untuk menunjang kelancaran transaksi keuangan masyarakat.
Baca juga: Hasil Tangkapan Nelayan Minim, Harga Ikan Naik di Pidie Jaya
Baca juga: Bahas Soal Penundaan Haji, Kemenag Kumpulkan Seksi Haji Se-Aceh
Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Langsa Tersisa 22 Orang, Dirawat di RSUD Langsa 4 Orang, PDP juga Turun
Tetapi di tengah kondisi pandemi saat ini, dikhawatirkan terjadinya kelonggaran atau ketidakdisiplinan penerapan protokol kesehatan selama proses tersebut akibat terjadinya konsentrasi nasabah yang membludak.
"Kita meminta kegiatan tersebut ditunda dulu sementara waktu sampai Banda Aceh keluar dari zona merah,” ucapnya.
“Sebab kondisi di lapangan longgar penerapan Protkes, sehingga banyak warga yang menyampaikan keresahannya kepada kami," kata Farid, Rabu (9/6/2021), di Banda Aceh.
Politisi PKS ini menyebutkan, berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh per 9 Juni 2021, terjadi peningkatan kasus positif baru sebanyak 54 orang, 52 dalam perawatan dan meninggal 2 orang.
Oleh karena itu, pihaknya selalu mengimbau warga kota agar terus meningkatkan kewaspadaan dengan cara menerapkan protokol kesehatan yang baik dan benar.
Baca juga: Pembunuh Wanita Sopir Grab Asal Medan Diduga Lebih dari 1 Orang, Tiga Polres Lakukan Penyelidikan
Baca juga: Daerah Zona Merah Stop Belajar Tatap Muka, Satgas Sekolah Wajib Pantau Perkembangan Covid-19
Baca juga: Camat Kuala Pesisir Nagan Raya Klaim, Sebagai Penyalur Tertinggi BLT
Penerapan Protkes itu dalam melakukan segala aktivitas baik di perkantoran, pusat perbelanjaan, fasilitas publik maupun pelayanan publik lainnya.
Tak terkecuali saat melakukan migrasi rekening di kantor-kantor operasional BSI.
Di samping itu, Farid juga mengingatkan kepada instansi pemerintahan maupun swasta agar menjalankan dan mematuhi segala imbauan dan anjuran Forkopimda Banda Aceh yang tengah berupaya memutus mata rantai Covid-19 di ibu kota Provinsi Aceh itu.
Farid mengatakan, untuk mengoptimalkan proses migrasi rekening nasabah, pihak bank bisa memaksimalkan pelayanan digital melalui aplikasi ataupun call center yang dapat diakses nasabah tanpa perlu mendatangi kantor operasional bank.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketua-dprk-banda-aceh-farid-nyak-umar-soal-game-online.jpg)