Breaking News:

Berita Gayo Lues

Awas! Kawasan Bukit Cinta Lintas Blangkejeren-Kutacane Rawan Pungli, Modusnya Palang Jalan

Pasalnya, di kawasan Bukit Cinta yang masih masuk wilayah Gayo Lues, sekelompok oknum pemuda melakukan pungutan liar alias pungli.

Penulis: Rasidan | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Personel Bhabinkamtibmas Polsek Pintu Rime Gayo, Bripka Irwansyah melaksanakan kegiatan sosialisasi saber pungli di Kampung Rimba Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (15/9/2020). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN – Hati-hati jika melintasi Jalan Blangkejeren (Gayo Lues)-Kutacane (Aceh Tenggara),

Pasalnya, di kawasan Bukit Cinta yang masih masuk wilayah Gayo Lues, sekelompok oknum pemuda melakukan pungutan liar alias pungli.

Pungli yang dilakukan sekelompok oknum pemuda tersebut dilakukan dengan cara memalang badan jalan dengan kayu sehingga arus lalu lintas tersendat.

Setiap kendaraan yang ingin melintas atau lewat dari Blangkejeren tujuan Kutacane dan sebaliknya, harus membayar lebih dulu baru dibuka palang atau pagar yang dipasang dari kayu tersebut.

Namun patokan bayaran (pungli) yang dilakukan sejumlah oknum atau kelompok pemuda tersebut tidak ditentukan nilainya.

Hanya saja, setiap kendaraan diharuskan dan kesannya diwajibkan membayar jika ingin melintas di kawasan tersebut.

Baca juga: Polisi Ringkus 7 Tukang Parkir, Pungli di Hutan Mangrove Langsa

Baca juga: Polisi Tangkap 18 Pelaku Pungli

Baca juga: Polres Aceh Utara Amankan Tujuh Pria Terlibat Pungli Retribusi Parkir, Tiga Blok Kwitansi Disita 

"Pungli yang dilakukan sekelompok pemuda tersebut dilakukan di kawasan Bukit Cinta Pengalangan, Kecamatan Blangkejeren,” ujar seorang sopir yang sering melintas di jalan itu.

“Modusnya dengan cara membuat pagar atau palang dari batang kayu," lanjut Herman, sopir angkutan umum kepada Serambinews.com, Minggu (20/6/2021) malam.

Pengendara dan sopir itu mengaku, pungli yang dilakukan sekelompok pemuda tersebut sangat dikeluhkan para pengguna jalan.

Pasalnya, lanjut dia, dalam dua hari terakhir ini, oknum pemuda itu selalu meminta uang dari pengendara setiap melintas dan lewat.

"Kondisi ini harus segera ditertibkan oleh semua pihak, baik penanggung jawab ruas jalan tersebut maupun pihak terkait lainnya,” tukas dia.

Baca juga: Menyamar Jadi Pasangan Kekasih, Polwan Cantik Ini Ciduk 4 Pelaku Pungli di Objek Wisata di Sigli

Baca juga: Polisi Tangkap Tujuh Terduga Pelaku Pungli di Pasar Inpres Lhokseumawe, Ini Barang Bukti Diamankan

Baca juga: 10 Pelaku Pungli Diringkus di Medan Sunggal, 23 Preman Juga Ditangkap di Belawan, Kerap Palak Sopir

“Karena gara-gara pungli hal ini sudah banyak pengendara yang resah dan mengeluh," sebut Herman.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved