Kupi Beungoh
Donor Darah, Cara ASN Pemerintah Aceh Bantu Sesama saat Pandemi Covid-19
Gubernur Aceh Nova Iriansyah menggagas aksi donor darah Aparatur Sipil Negara Pemerintah Aceh, baik pegawai negeri sipil maupun tenaga kontrak.
ASN Pemerintah Aceh yang bertugas di wilayah Banda Aceh saja berkisar 18 ribu lebih. Mereka tersebar di seluruh kantor Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).
Baca juga: Hari Donor Darah Sedunia, Ini 7 Manfaat Kesehatan setelah Melakukan Donor Darah
Nova melihat jumlah aparatur tersebut sebagai potensi untuk membantu masalah kelangkaan darah di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.
Sejak saat itu, aksi donor darah rutin digelar di setiap kantor SKPA. Pemerintah Aceh bekerjasama dengan PMI menggilir kegiatan donor darah pada setiap SKPA.
Petugas PMI mendatangi langsung ke setiap kantor SKPA berdasarkan jadwal yang telah ditentukan dalam kalender donor darah ASN Pemerintah Aceh yang dikoordinir oleh Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Setda Aceh.
Per tahun 2020, sejak digelar pada bulan Mei hingga Desember, total darah yang terkumpul dari ASN Pemerintah Aceh mencapai 6.556 kantong darah.
Sementara pada tahun 2021, hingga hari ini total darah terkumpul sudah mencapai 2.840 kantong.
Aksi kemanusiaan ini akan terus berlanjut. Pemerintah Aceh akan terus mendorong dan mendampingi aparaturnya untuk proaktif menjalankan aksi kemanusiaan yang sangat mulia ini.
Tentu saja suksesnya aksi kemanusiaan ini tidak terlepas dari dukungan seluruh ASN, yang senantiasa mengabdikan diri untuk kepentingan publik.
Tidak hanya menjalani tugas sebagai pelayan masyarakat, ASN Pemerintah Aceh juga telah menjadi aparatur yang peduli terhadap masalah dan ringan tubuh untuk membantu orang-orang di lingkungannya.
Karena itu, sudah selayaknya semua pihak dan elemen masyarakat memberikan apresiasi kepada ASN Pemerintah Aceh yang telah senantiasa dan sukarela menyumbangkan darahnya secara rutin untuk kebutuhan medis dan kebutuhan kemanusiaan lainnya.
Gubernur Nova Iriansyah dalam beberapa kesempatan usai melakukan donor darah di PMI Banda Aceh menyatakan komitmen Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinannya terhadap keberlanjutan aksi kemanusiaan terkait gerakan donor darah ASN ini.
Aksi Gubernur Aceh mendorong aparaturnya untuk berbagi dan membantu itu, juga menuai apresiasi dari Ketua Palang Merah Indonesia Kota Banda Aceh, Qamaruzzaman Haqni.
Ia mengakui jumlah stok darah di PMI terbantu berkat aksi tersebut. Sehingga pemenuhan kebutuhan darah untuk rumah sakit dan pasien thalasemia tidak terlalu rumit lagi.
Tak hanya itu, bahkan apresiasi juga datang dari mantan Wakil Presiden Indonesia yang juga Ketua Umum PMI Pusat, Muhammad Jusuf Kalla.
Pria dengan sapaan akrab JK itu menilai Gubernur Aceh begitu peka terhadap kondisi kelangkaan darah di tengah pandemi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/karo-humpro-pemerintah-aceh-muhammad-iswanto.jpg)